Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Humaniora

[Syair] Penjual Waktu

×

[Syair] Penjual Waktu

Sebarkan artikel ini
unsplash.com/Aron Visuals

Malam demi malam melaju dengan lamban, mengawasi nafas tersengal dibalik kepulan

menyusuri hari yang bengis, memulainya dengan lirih

menyayat hidup yang pasrah, menyambutnya dengan cemas

menjual waktu yang indah, menawarinya dengan ringkih

 

ditiap detik Dia membunuh diri, demi lapar yang tak pernah usai

ditiap jam menggantungkan doa; semoga bunuh dirinya tak akan benar mati

 

makan baginya adalah pengalaman terindah sepanjang lapar,

mimpi yang tak pernah sirnah

perutnya adalah ruang istimewa yang terus dirawat,

tanpanya: cinta pun hanya kata-kata bisu

 

lalu, mengapa kau bergumam atas nama orang terkasih

membenarkan lelah diujung pisau yang kau genggam diatas nadimu?

ya, aku memajang mereka (orang terkasih) diatas tempat tidur lelah ku,

meski kasur yang ku pakai terbuat dari pecahan kaca melukai tubuh ku

 

Baca Juga  DPD HMNI Maluku Utara Segera Terbentuk, Bahas Program Strategis

malam masih berlanjut, penglihatan masih bergetar tak percaya

disaat orang-orang tidur tanpa prasangka atas hari esok,

tangan-tangan belia ini masih bercucuran air mata

menjamu keterasingan yang membunuh

 

bukankah kita memiliki sengaja dalam tindakan untuk memilih?

tidak, aku tak punya itu yang bisa ku gadaikan membeli tawa untuk wajah anak ku

 untuk sekadar membasuh dahaga yang mengering saat siang memudar

 

disaat orang-orang gemar memandu kekayaan diatas podium janji-janji;

kaki yang mulai lemah itu berujung lumpuh ingatannya

bagai lukisan yang siap dirusak

dicaci karna tak layak dipajang di museum kebudayaan

 

ku akhiri percakapan; kau percaya pada Tuhan?

ku panjatkan doa pada Nya sepanjang sadar

 berharap aku mati diatas peluk anak ku yang terisi perutnya,

 itu doa setia ku, bersemayam dikala fajar memanggil pulang

**(Penyair: Kalinggo) **

Baca Juga  Kalapas Labuha Minta PT RKA dan UMKM Saruma Lestari Lanjutkan Program Pertanian untuk WBP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *