falalamo.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan serangan verbal yang sangat pedas terhadap sekutu militernya sendiri, NATO.
Trump secara terang-terangan menyebut negara-negara anggota aliansi tersebut sebagai “pengecut” karena enggan terlibat dalam perang melawan Iran.
Serangan tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Jumat (20/3/2026).
Ia mengecam keras ketidakhadiran pasukan sekutu dalam upaya mengamankan Selat Hormuz yang kini tengah membara.
“Tanpa AS, NATO HANYA MACAN KERTAS!” tulis Trump dengan huruf kapital, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (21/3/2026).
Trump menuding para sekutu NATO hanya mau menikmati keuntungan tanpa mau mengambil risiko militer.
Ia menyebut mereka menolak bergabung untuk menghentikan ambisi nuklir Iran, namun di sisi lain terus mengeluhkan lonjakan harga minyak dunia.
Menurut Trump, membantu AS membuka blokade di Selat Hormuz adalah manuver militer yang sederhana dengan risiko kecil bagi negara-negara NATO.
Namun, keengganan mereka dianggap Trump sebagai pengkhianatan dalam aliansi.
“Sekarang pertempuran itu telah dimenangkan secara militer, dengan bahaya yang sangat kecil bagi mereka, mereka mengeluh tentang harga minyak tinggi yang terpaksa mereka bayar,” sindir Trump.
“Kita Akan Mengingat Ini!”
Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan melupakan sikap pasif para sekutunya di masa sulit ini.
Ia merasa AS telah berjuang sendiri mengamankan jalur energi global sementara negara-negara NATO hanya menonton.
“Sangat mudah bagi mereka untuk melakukannya, dengan risiko yang sangat kecil. Para pengecut, dan kita akan mengingatnya!” tegas Trump menutup pernyataannya. (*)













