Ternate, falalamo.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI merilis Indeks Kesalehan Umat Beragama (IKsUB) terbaru.
Provinsi Maluku Utara sukses melesat ke posisi teratas se-Indonesia dengan raihan skor fantastis, yakni 93,39.
Capaian Maluku Utara tersebut melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 84,61 dengan kategori sangat tinggi.
Di bawah Maluku Utara, Sumatera Selatan membayangi di posisi kedua dengan skor 92,61.
Selanjutnya, Nusa Tenggara Barat mengekor di peringkat ketiga dengan skor 90,91, disusul Papua Barat (90,13), Nusa Tenggara Timur (89,53), Kalimantan Utara (89,45), dan Sulawesi Tenggara (89,37).
Kemenag merancang IKsUB sebagai instrumen khusus untuk mengukur sejauh mana masyarakat menerjemahkan nilai-nilai agama dalam kehidupan harian, baik secara individu maupun sosial.
Tim peneliti Kemenag menilai pengukuran ini melalui dua dimensi utama, yakni dimensi personal dan dimensi sosial.
Dimensi personal mengukur aspek keyakinan, praktik ibadah, pengalaman spiritual, serta kondisi psikologis individu.
Sementara itu, dimensi sosial menyoroti tingkat solidaritas, etika, kepedulian sosial dan lingkungan, ketaatan kepada pemerintah, etika digital, hingga upaya pelestarian budaya.
Skor tinggi Maluku Utara mencerminkan kuatnya perpaduan antara aktivitas ibadah ritual dan perilaku sosial warga.
Masyarakat di provinsi kepulauan ini berhasil menjadikan kemajemukan agama dan budaya sebagai modal sosial untuk merawat kerukunan.
Meski demikian, Kemenag menegaskan bahwa angka IKsUB merupakan hasil pengukuran statistik berbasis indikator ilmiah.
Capaian ini tidak mengukur tingkat keimanan tiap individu, melainkan menggambarkan kondisi keberagamaan masyarakat secara umum.
Raihan skor 93,39 ini sekaligus menjadi tantangan nyata bagi warga Maluku Utara untuk terus merawat toleransi, solidaritas, dan etika dalam kehidupan bermasyarakat. (*)












