Falalamo, Labuha – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 30 miliar pada tahun 2025.
Anggaran tersebut naik Rp 10 miliar dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini DAK Dinkes naik sebesar Rp 10 miliar. Karena tahun 2024 kemarin DAK di Dinkes hanya sebesar Rp 20 miliar lebih,” kata Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasim kepada wartawan, Jumat (10/1/2025).
Menurut Asia, anggaran DAK tersebut akan difokuskan untuk pembangunan dan renovasi sejumlah fasilitas kesehatan di Halsel.
Puskesmas Laluin mendapat porsi terbesar dengan pagu Rp 9,8 miliar.
“Jadi DAK sebesar Rp 30 miliar ini diprioritaskan pembangunan Puskesmas Laluin dengan pagu sebesar Rp 9,8 miliar, Puskesmas Jikohay pagu sebesar Rp 9 miliar lebih,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, ada penambahan infrastruktur Puskesmas Kukupang dan Indong dengan anggaran Rp 2,7 miliar.
Dana juga akan digunakan untuk renovasi rumah dinas di Sumber Makmur dan Wayaloar.
Pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) juga menjadi prioritas. Dua Pustu akan dibangun di Desa Boso dan Kotalow dengan pagu anggaran masing-masing Rp 900 juta.
“Untuk itu, kami berharap penambahan anggaran ini membantu pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Bumi Saruma,” tandas Asia.
Dengan kenaikan DAK ini, Dinkes Halsel optimis bisa meningkatkan layanan kesehatan melalui pembangunan dan perbaikan fasilitas kesehatan di berbagai wilayah. (*)













