Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaekonomiKabupaten Halmahera SelatanpasarPemda

Disperindag Halsel Buka-bukaan Kelebihan Distribusi Mitan Subsidi di 3 Kecamatan

×

Disperindag Halsel Buka-bukaan Kelebihan Distribusi Mitan Subsidi di 3 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Inspeksi di sejumlah pangkalan Minyak Tanah oleh Kabid perdagangan Disperindag Halsel Nurbaiti Karmila (Dok, istimewa)

LABUHA | Falalamo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Halmahera Selatan (Halsel) menemukan kelebihan distribusi alias overload minyak tanah (mitan) subsidi di tiga kecamatan.

Hal tersebut berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan distribusi.

“Kami mendapati adanya ketidaksesuaian antara kuota yang ditetapkan dengan distribusi aktual di lapangan. Sebagai contoh, Kecamatan Babang memiliki kuota 84 ton, Labuha 127 ton, dan Mandaong 54 ton,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Halsel, Nurbaiti Karmila di Labuha, Rabu (15/1/2025).

Nurbaiti menjelaskan, temuan tersebut diperoleh setelah dilakukan inspeksi dan evaluasi terhadap distribusi bahan bakar bersubsidi di Kecamatan Bacan, Bacan Timur, dan Bacan Selatan.

Kelebihan ini diukur berdasarkan jumlah jiwa dan kepala keluarga (KK) di masing-masing wilayah.

Baca Juga  Kenapa 4 Korban TPPO Halsel Tak Terdeteksi? Imigrasi Malut Buka Suara

“Baru-baru ini, kami bersama Pemkab Halmahera Selatan telah memanggil tiga agen penyalur, yaitu PT Babang Raya, PT Sinegi, dan PT Mitamal Berkah, serta beberapa camat. Dalam rapat tersebut, kami membahas pengawasan dan redistribusi minyak tanah yang kelebihan ke kecamatan-kecamatan lain yang membutuhkan,” ujarnya.

Untuk itu, Disperindag berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan distribusi minyak tanah subsidi berjalan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan dan menjaga pemerataan distribusi di seluruh wilayah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *