Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKabupaten SulaPeristiwa

Warga Sula Diduga Diterkam Buaya Saat BAK di Telaga, Tim SAR Lakukan Pencarian

×

Warga Sula Diduga Diterkam Buaya Saat BAK di Telaga, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Telaga desa Kabau Sula (dok. SAR Ternate)

Sula, falalamo – Seorang warga Desa Kabau, Kecamatan Sulabesi, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, diduga menjadi korban serangan buaya.

Kejadian menimpa Nurbadi Panikfat (60) saat hendak buang air kecil di sekitar Telaga Kabau, Minggu (10/8/2025) pagi.

Danpos Unit Siaga SAR Sanana, Rizki Rifandi, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan keluarga korban.

Insiden terjadi sekitar pukul 06.10 WIT ketika korban keluar rumah menuju kamar kecil yang berlokasi di sekitar Telaga Kabau.

“Sekitar pukul 06.20 WIT, beberapa warga di sekitar tempat tinggal korban mendengar jeritan dari arah telaga. Namun ketika warga bergegas ke lokasi, mereka hanya melihat buaya yang berjalan masuk ke dalam air,” ungkap Rizki, Minggu (10/8/2025).

Baca Juga  Perdana! Siswa SMP-MTs di Obi Dapat Pelatihan Komputer Gratis dari PT RKA

Upaya pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian telah dilakukan namun korban belum ditemukan.

Tim menduga sementara korban telah diterkam buaya. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Unit Siaga SAR (USS) Sanana dan meminta bantuan tim SAR.

Merespons laporan tersebut, pada pukul 14.10 WIT, Tim Rescue USS Sanana bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) menggunakan rescue carrier.

Tim membawa perlengkapan berupa rubber boat, peralatan selam, dan alat komunikasi laut untuk melakukan koordinasi dengan seluruh unsur di lokasi.

Operasi pencarian melibatkan beberapa unsur, yakni Unit Siaga SAR Sanana, Polsek Sulabesi Barat, Babinsa Desa Kabau, serta masyarakat dan keluarga korban.

Data Korban:

Baca Juga  PT Wanatiara Persada Bagikan 13 Ekor Sapi Kurban ke Desa Lingkar Tambang

– Nama: Nurbadi Panikfat

– Umur: 60 tahun

– Jenis Kelamin: Perempuan

– Alamat: Desa Kabau Pantai, Kepulauan Sula

Hingga kini, operasi pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *