Halbar, Falalamo – Tim dosen Program Studi Kehutanan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Bangko, Halmahera Barat, pada Jumat (6/12/2024).
Kegiatan ini fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penerapan sistem agroforestri.
Ketua Tim Peneliti, Mahdi Tamrin SP MSi, menjelaskan kegiatan ini merupakan implementasi dari penelitian sebelumnya tentang pemanfaatan lahan dengan sistem agroforestri di lokasi yang sama.
“Kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat sekitar kampus IV Unkhair, Dusun Bangko dalam aktivitasnya sebagai petani dapat memanfaatkan lahan sekitar dengan menanam tanaman pertanian atau tanaman lainnya tanpa mengorbakan tanaman hutan sekitar,” ujar Mahdi Tamrin.
Dijelaskan, Agroforestri adalah praktik yang menggabungkan pertanian dan kehutanan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan keberlanjutan lingkungan.
Di Dusun Bangko yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah, penerapan agroforestri diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian ekosistem.
Kegiatan pengabdian tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga dilengkapi dengan pembagian bibit mangga dan durian.
Tim dosen juga melakukan kunjungan lapangan dan praktik langsung untuk memastikan materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik.
Materi praktik meliputi pemilihan jenis tanaman sesuai kondisi lingkungan, pengaturan jarak tanam, serta teknik penanaman yang tepat.
Sebelumnya, tim telah melakukan penelitian berjudul “Optimalisasi Penggunaan Lahan dengan Pola Agroforestri di Kampus IV Dusun Bangko, Halmahera Barat” yang rencananya akan diterbitkan di jurnal nasional terindeks Sinta.
Penelitian tersebut mengidentifikasi dua pola agroforestri yang dapat dikembangkan di Dusun Bangko.
Pertama, agroforestri sederhana yang memadukan satu jenis tanaman kayu dengan satu atau dua jenis tanaman pertanian.
Kedua, agroforestri kompleks yang menggabungkan beberapa jenis pohon dengan tanaman semusim dan hewan ternak.
Dalam kegiatan pengabdian ini, dua dosen Program Studi Kehutanan bertindak sebagai narasumber.
Mereka menyampaikan materi tentang pola tanam dalam agroforestri dan pengaruh sistem ini terhadap pendapatan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kemandirian melalui optimalisasi penggunaan lahan tanpa merusak ekosistem, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. (*)













