Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaekonomiHumanioraKabupaten Halmahera UtaraKota TernateMaluku Utara

HMNI Malut Serahkan Mandat Pembentukan DPD Halmahera Utara

×

HMNI Malut Serahkan Mandat Pembentukan DPD Halmahera Utara

Sebarkan artikel ini
Penyerahan mandat pembentukan DPD HMNI Halut, oleh ketua HMNI Maluku Utara Husen Kaplale (kanan) kepada Hafsin Apling (kiri) berlangsung di Batik Hotel kelurahan Kalumpang (foto. Chaisar/HMNI)

TERNATE, Falalamo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Maluku Utara resmi menyerahkan Surat Mandat kepada Hafsin Apling untuk membentuk DPD HMNI Kabupaten Halmahera Utara.

Penyerahan mandat berlangsung di Hotel Batik, Ternate, Minggu (29/6/2025) malam.

Acara tersebut dihadiri langsung Ketua DPD HMNI Provinsi Maluku Utara Husen Kaplale dan Sekretaris M. Chaisar E. Dano.

Hafsin Apling yang menerima mandat menyatakan siap membangun organisasi yang benar-benar membela hak-hak nelayan.

“Ini bukan hanya mandat organisasi, ini adalah amanah rakyat pesisir. Kita akan bekerja keras membangun HMNI Halmahera Utara sebagai wadah yang benar-benar membela dan memperjuangkan hak-hak nelayan,” tegas Hafsin usai menerima mandat.

Baca Juga  Gelar FGD di Bacan, Malut Susun Ulang Blueprint PPM Semua Perusahaan Tambang

Berdasarkan Surat Mandat nomor 016/B/SM-DPD/HMNI-PMU/VI/2025, Hafsin diberikan waktu dua bulan untuk menyusun struktur organisasi dan melaporkannya ke DPD HMNI Provinsi serta DPP HMNI Pusat.

Jika laporan tidak disampaikan dalam kurun waktu tersebut, mandat akan dinyatakan tidak berlaku.

Ketua DPD HMNI Provinsi Maluku Utara Husen Kaplale menekankan pentingnya proses pembentukan yang profesional.

“Kami percaya kepada Saudara Hafsin. Tapi proses pembentukan harus berjalan profesional, karena ini menyangkut masa depan nelayan kita,” tegasnya.

Kehadiran HMNI di Halmahera Utara disambut positif masyarakat nelayan setempat.

Sahril, seorang nelayan dari Loloda, mengungkapkan harapannya agar organisasi ini dapat menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi nelayan, mulai dari fluktuasi harga ikan, kesulitan akses permodalan, hingga perlindungan hukum yang minim.

Baca Juga  Idul Adha! PT RKA Bagikan 3 Ekor Sapi Kurban ke Desa Lingkar Tambang

“Kami sangat berharap kehadiran HMNI di Halmahera Utara bisa menjadi solusi. Bukan cuma jadi organisasi, tapi juga jadi pelindung dan penyambung suara nelayan ke pemerintah,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *