Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Maluku UtaraPemdaPemprovPeristiwa

BMKG Maluku Utara Warning Hujan Lebat Sepekan, Waspada Banjir dan Longsor

×

BMKG Maluku Utara Warning Hujan Lebat Sepekan, Waspada Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
falalamo.com-curah-hujan
Ilustrasi curah hujan (dok. PIXABAY)

Ternate, falalamo – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah Maluku Utara selama periode 10-16 November 2025.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi mengguyur hampir seluruh kabupaten/kota di provinsi kepulauan ini.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Babullah Ternate, Sakimin, mengatakan kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya sirkulasi di sekitar wilayah utara Papua yang berdampak pada pola angin di Maluku Utara.

“Kondisi ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Maluku Utara. Hujan intensitas ringan hingga lebat akan terjadi secara fluktuatif mulai pagi, siang, sore, malam, hingga dini hari,” kata Sakimin dalam press release yang diterima falalamo.com, Senin (10/11/2025).

Baca Juga  Ajudan Menteri Bahlil Pukul Wartawan di Musda Golkar Malut!

BMKG merinci prakiraan cuaca ekstrem berdasarkan periode waktu sebagai berikut:

10-11 November 2025:

Hujan sedang-lebat berpotensi mengguyur Pulau Morotai, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.

12-13 November 2025:

Potensi hujan lebat meliputi wilayah yang sama dengan periode sebelumnya, dengan intensitas yang masih tinggi.

14-16 November 2025:

Kondisi serupa diprakirakan berlanjut di sebagian besar wilayah Maluku Utara, kecuali Kepulauan Sula yang relatif reda.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak turunan dari fenomena cuaca ekstrem ini, di antaranya:

– Banjir dan banjir bandang

– Tanah longsor

– Pohon tumbang

Baca Juga  Trauma Oposisi Pilkades Ganggu Stabilitas Desa di Halmahera Selatan

– Berkurangnya jarak pandang

– Angin kencang

Sakimin menghimbau pemerintah daerah dan masyarakat memastikan kapasitas infrastruktur serta sistem tata kelola sumber daya air siap mengantisipasi peningkatan curah hujan.

“Kami meminta BPBD, Balai Wilayah Sungai Maluku Utara, dan Dirlantas Polda Malut menghindarkan masyarakat dan arus lalu lintas dari zona rawan longsor, banjir, dan banjir bandang,” ujarnya.

Masyarakat diminta mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan memahami cara mengurangi risiko, seperti:

– Tidak membuang sampah sembarangan

– Bergotong royong menjaga kebersihan

– Menata lingkungan sekitar

– Selalu update informasi cuaca dari sumber resmi

Sebagai informasi, BMKG Maluku Utara menyediakan berbagai kanal informasi resmi yang bisa diakses masyarakat:

Baca Juga  Indonesia-Arab Saudi Cs Kutuk Israel Tutup Masjid Al-Aqsa 12 Hari

– Instagram: @bmkg_malut

– Facebook: Stamet Sultan Babullah Ternate

– WhatsApp: +62 812-4112-8229

– Email: stamet.ternate@bmkg.go.id

– Website: https://cuaca.bmkg.go.id

– Aplikasi: Info BMKG (Playstore/Appstore)

– Call Center: 196

Dengan cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung sepekan penuh, seluruh komponen masyarakat diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dan selalu mengikuti update informasi resmi dari BMKG. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *