Ternate, falalamo.com – Pasokan beras murah dan bahan pokok di Halmahera Selatan (Halsel) dipastikan bakal makin aman dan melimpah.
Perum Bulog Cabang Ternate resmi memasukkan Halsel ke dalam daftar prioritas pembangunan gudang logistik beras baru yang siap dibangun mulai September atau Oktober 2026.
Kabar baik ini makin memantapkan kepastian setelah Pemkab Halsel resmi menyiapkan lahan hibah strategis seluas 30.000 meter persegi (3 hektare) di Desa Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan.
Lahan bernilai ratusan juta rupiah tersebut bahkan sudah memiliki sertifikat resmi untuk mempercepat proses konstruksi fisik.
Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, Jefry Tanasy, mengonfirmasi bahwa percepatan administrasi sertifikasi lahan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) terus dikejar agar pengerjaan fisik tidak meleset dari target akhir tahun ini.
”Seluruh pemda menyambut sangat gembira rencana ini karena langsung menyangkut ketahanan pangan di daerah mereka,” ujar Jefry, Kamis (13/8/2026).
Jefry menegaskan, keberadaan fasilitas baru ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada 2027.
Langkah ini memangkas jalur distribusi panjang yang selama ini harus bergantung pada pengiriman dari gudang pusat di Ternate.
”Target kami pada 2027 gudang beras di Halsel sudah beroperasi penuh. Makanya kami bersama pemerintah daerah dan BPN mengejar percepatan administrasi agar peletakan batu pertama berjalan lancar,” tambahnya.
Komitmen Pemkab Halsel dan Arahan Presiden
Penyiapan lahan di Panamboang ini bukan sekadar rencana di atas kertas. Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, sebelumnya menegaskan hibah lahan ini merupakan bentuk komitmen nyata daerah dalam menyukseskan program penguatan ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
”Ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung penguatan ketahanan pangan melalui pembangunan gudang logistik Bulog. Keberadaan fasilitas ini akan membantu menjaga stabilitas distribusi dan ketersediaan pangan bagi masyarakat secara merata,” tegas Wabup Helmi belum lama ini.
Kesiapan administrasi yang ditunjukkan Pemkab Halsel ini pula yang menjadi kunci utama Bulog memilih Halsel sebagai salah satu penerima fasilitas gudang dari pusat.
Selain Halsel, empat daerah lain di Maluku Utara yang lahannya sudah siap masuk tahap konstruksi fisik mencakup Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Halmahera Timur, dan Halmahera Tengah.
Sementara Halmahera Barat dan Pulau Taliabu masih dalam tahap penyiapan lahan. (*)












