LABUHA, Falalamo – Bupati Halmahera Selatan Hassan Ali Basam Kasuba menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Halmahera Selatan, Rabu (12/3/2025).
Dalam laporannya, Bupati memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya.
“PDRB tahun 2024 mencapai 21,04 triliun, meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang hanya sebesar 17,75 triliun,” kata Bupati dalam rapat paripurna tersebut.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Halmahera Selatan juga mengalami peningkatan signifikan dari 56,38 menjadi 68,43.
Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja naik dari 73,24% pada 2023 menjadi 74,8% pada 2024.
“Persentase pengangguran di Halmahera Selatan menunjukkan tren positif di angka TPT 2% atau lebih rendah dari TPT tahun 2023 yaitu 2,44 poin,” jelas Bassam.
Dalam paparannya, Bupati juga menyebutkan tingkat kemiskinan turun dari 6,03% menjadi 5,68%, mengalami penurunan sebesar 5,63%.
Pertumbuhan ekonomi Halmahera Selatan mencapai 23,95%, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,03%.
“Laju pertumbuhan ekonomi Halmahera Selatan 2024 sebesar 23,95%, bila dibandingkan dengan provinsi 13,73%, bahkan jauh di atas pertumbuhan nasional,” ujarnya.
Politisi PKS ini juga mengklaim Halmahera Selatan menduduki posisi 118 dari 451 kabupaten se-Indonesia sebagai kabupaten inovatif dengan skor indeks inovasi daerah 55,24.
Bahkan dalam kepatuhan pelayanan publik, Halmahera Selatan menduduki posisi Zona Hijau dari Ombudsman RI.
Selain itu, berdasarkan penilaian Pencegahan Korupsi Pemberantasan Korupsi (PCP) KPK, pada tahun 2024 Halmahera Selatan meraih nilai tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara.
“Berdasarkan kondisi eksisting ini menunjukkan pembangunan daerah dari setiap tahun kinerja pembangunan jauh lebih baik dari sebelumnya,” tandas Bupati. (*)












