BeritaHalmahera SelatanPemprovPendidikan

Ketua Komite SMAN 1 Halmahera Selatan Masih Mengambang, Kepsek Bantah Angkat Tanpa Rapat

×

Ketua Komite SMAN 1 Halmahera Selatan Masih Mengambang, Kepsek Bantah Angkat Tanpa Rapat

Sebarkan artikel ini
Kepsek SMAN 1 Halmahera Selatan, Sofia Iskandar Alam (foto, moch/falalamo)

Labuha, Falalamo – Kontroversi pengangkatan ketua Komite Sekolah SMAN 1 Halmahera Selatan masih terus bergulir.

Belakangan muncul informasi bahwa kepala sekolah telah mengangkat ketua komite baru tanpa melakukan rapat komite terlebih dahulu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Halmahera Selatan, Sofia Iskandar Alam membantah tudingan tersebut.

“Saya hanya melanjutkan keputusan pimpinan sebelumnya. Saya juga sampai saat ini menunggu karena ada informasi bahwa Komite akan segera melakukan pembentukan baru. Tidak mungkin kita yang harus melaksanakan karena Komite kembali ke kesepakatan mereka,” ungkap Sofia saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/3/2025).

Sofia menjelaskan bahwa ketua Komite sebelumnya, Abdurahman, sudah selesai masa kepemimpinannya karena anaknya telah lulus sekolah. Peralihan kemudian pindah ke Adnan.

Baca Juga  Jaspel Nakes RSUD Labuha Belum Dibayar, Maulana: Bisa Berimplikasi Pidana Korupsi

Dia menegaskan tidak pernah mengangkat ketua Komite karena itu di luar wewenang kepala sekolah.

“Saya sudah menghimbau kepada orang tua murid tapi mereka minta nanti di momen penerimaan rapor,” ujarnya.

Untuk diketahui, transisi ketua komite baru terjadi antara tahun 2024-2025.

Meski begitu, Sofia mengakui pembayaran uang Komite masih berjalan lancar.

“Komite di sekolah sangat membantu, karena beberapa item kerja di sekolah didukung oleh Komite,” katanya.

Belum lagi dalam sepekan terakhir sinyal sekolah gratis dari Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, pihaknya berharap ada stimulus dari daerah berupa BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) sehingga mampu menjangkau kebutuhan sekolah di luar dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Baca Juga  4 Sanksi Hukum Menanti Pokja Halmahera Selatan yang Asal Meloloskan Tender

Sofia juga menjelaskan mekanisme pembayaran Komite tidak membebani siswa tidak mampu, yatim, dan keluarga broken.

“Di sini kami mengedepankan asas kekeluargaan apalagi soal siswa yang latar belakangnya tidak mampu,” ucapnya.

Sebagai informasi, selain dana Komite, dana BOS di SMAN 1 Halmahera Selatan tiap tahunnya mencapai besaran Rp1 miliar lebih yang dicairkan sebanyak dua kali dengan total 1.014 siswa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *