falalamo.com – Militer Iran melontarkan pernyataan menantang terkait jatuhnya empat pesawat tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat.
Komando tertinggi Iran menyebut insiden tersebut merupakan bagian dari rentetan “kejutan” yang telah disiapkan untuk Presiden AS Donald Trump dan Israel.
Pernyataan itu disampaikan oleh Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Mayor Jenderal Ali Abdollahi.
Sebagai informasi, unit ini merupakan komando operasional tertinggi yang mengoordinasikan Angkatan Bersenjata Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Abdollahi menegaskan bahwa ancaman retoris yang sering dilontarkan Donald Trump tidak akan menyiutkan nyali Teheran.
Sebaliknya, Iran mengaku telah menyiapkan skenario militer yang tidak terduga bagi Washington dan sekutunya.
“Trump harus mengetahui bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran memiliki kejutan yang telah disiapkan untuknya dan untuk rezim Zionis sebagai proksi serta kekuatan bawahannya,” ujar Abdollahi sebagaimana dikutip dari PressTV, Jumat (20/3/2026).
Lebih lanjut, Abdollahi menyentil gaya kepemimpinan Trump yang dinilainya hanya berani di level kata-kata.
Menurutnya, jatuhnya pesawat tempur tercanggih AS tersebut adalah bukti nyata dari kesiapan teknologi pertahanan Iran di lapangan.
Abdollahi memperingatkan bahwa kejutan-kejutan berikutnya akan terus bermunculan jika AS dan Israel tetap melanjutkan agresinya di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, pihak Pentagon belum memberikan komentar terbaru terkait klaim “kejutan” militer dari jenderal senior Iran tersebut. (*)













