falalamo.com – Pemimpin Ja’fariyah Indonesia, Tuan Guru Nawawi Husni, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya pimpinan tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.
Khamenei dilaporkan syahid dalam serangan militer yang terjadi pada 1 Maret 2026.
Nawawi Husni memberikan penghormatan terakhirnya melalui pesan duka yang mendalam. Berikut adalah pernyataan lengkap Tuan Guru Nawawi Husni:
“Allaahu, Allaahu, Allaahu Akbar walillaahilhamd. Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil azhiim. Saya berduka yang dalam atas syahid nya saudara seiman kami, pejuang islam yang tangguh yang tidak pernah mundur setapak langkahpun dari kezhaliman penguasa penguasa dunia yang zhalim dan keji. Dan yang terdepan membela kehormatan Islam dan bangsanya. Asy syahiid fis sabiilillaah sayyid ‘ali khosseini khamanei. Beliau telah kembali kehadirat Allah dengan jalan yang suci dan bertemu dengan yang dicintainya yaitu Rasul Saw dan Ahlul Bayt ‘alaihimus salaam,” bunyi pesan Nawawi Husni dalam keterangan tertulis, Ahad (1/3/2026).
Sebagai informasi, ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah laporan mengenai serangan militer yang menyasar pimpinan tertinggi Iran pada awal Maret 2026.

Insiden ini memicu gelombang reaksi keras dari berbagai pemimpin dunia dan organisasi Islam internasional.
Ayatullah Ali Khamenei, yang telah memimpin Iran sejak 1989, dikenal sebagai figur sentral dalam politik regional dan simbol perlawanan terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat serta sekutunya di kawasan tersebut.
Khamenei dipandang oleh banyak kalangan sebagai tokoh yang konsisten dalam membela kedaulatan negaranya hingga akhir hayatnya. (*)













