falalamo.com – Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki babak baru yang kian mencekam.
Putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, muncul ke publik dengan mengenakan seragam militer lengkap.
Langkah ini disebut sebagai proklamasi resmi bahwa ia kini memimpin operasi militer balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Dilansir media pemerintah Iran, Suara Republik Iran (SRI), Senin (2/3/2026), penampilan perdana Mojtaba dengan seragam tempur angkatan bersenjata Iran ini merupakan simbol dimulainya fase konfrontasi terbuka.
Hal ini terjadi tepat setelah wafatnya sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei.
“Tuan Mojtaba Khamenei telah mengenakan seragam militer Iran dan secara resmi mengumumkan memimpin perang,” lapor siaran resmi SRI, Senin (2/3) waktu setempat.
Munculnya Mojtaba di garis depan militer diyakini bukan sekadar simbol duka, melainkan penegasan suksesi kepemimpinan di tengah situasi darurat.
Media Iran menyebut pemakaian atribut militer tersebut sebagai komando langsung untuk membalas serangan yang menewaskan ayahnya.
Langkah berani ini pun langsung memicu respons cepat dari pihak Barat. Instalasi militer AS dan Israel di berbagai kawasan Timur Tengah dilaporkan kini dalam status siaga tinggi (high alert).
Sejumlah sumber regional memperingatkan bahwa eskalasi konflik berpotensi meluas menjadi perang regional jika serangan balasan skala besar benar-benar dilancarkan dalam waktu dekat.
Para analis menilai, keterlibatan langsung Mojtaba dalam struktur komando militer akan mengonsolidasi kekuatan loyalis Garda Revolusi Iran (IRGC).
Hingga berita ini diturunkan, situasi di perbatasan dan pangkalan-pangkalan militer di kawasan Teluk dilaporkan semakin tegang menanti langkah taktis selanjutnya dari Teheran. (*)














