Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHumanioraKabupaten Halmahera SelatanMaluku Utara

Kakankemenag Halsel: Perbedaan Itu Sunnatullah, Jaga Marwah Kemenag untuk Umat

×

Kakankemenag Halsel: Perbedaan Itu Sunnatullah, Jaga Marwah Kemenag untuk Umat

Sebarkan artikel ini
Kepala kantor kementerian agama kabupaten Halmahera Selatan, Saiful Djafar Arfa (foto. Moch/falalamo)

Labuha, Falalamo – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang baru, Saiful Djafar Arfa, menekankan pentingnya menerima perbedaan dan mengedepankan moderasi beragama dalam menjalankan tugas.

Hal itu disampaikannya dalam acara serah terima jabatan (sertijab) pada Rabu (28/5/2025).

Mantan Kakankemenag Kabupaten Kepulauan Sula ini menyoroti luasnya tugas Kemenag, mulai dari melayani kelahiran hingga wafatnya seseorang, termasuk mengurus hajat orang meninggal.

“Sudah tentu kalau tugasnya seperti itu patut kita melakukan koordinasi di semua pihak maupun stakeholder,” ujar Saiful.

Ia juga menegaskan bahwa Kemenag memiliki peran vital sebagai penjaga dan perekat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saiful mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk bersama-sama membangun Kemenag Halsel dan menjadi contoh yang baik.

Baca Juga  Pemda Halsel Kembali Siapkan Umroh Gratis Bagi Imam dan Badan Sara

Transformasi Mindset dan Tantangan Era Digital

Saiful Djafar Arfa meminta para ASN untuk “melek” terhadap era digitalisasi yang terus berkembang.

Ia mengingatkan bahwa tugas pokok ASN adalah pelayanan publik, bukan sekadar bekerja untuk kepentingan pribadi.

“Jadi mindset-nya harus dirubah, apalagi yang di KUA dan guru,” tegasnya.

Saiful mengakui bahwa Kemenag kerap menghadapi pandangan yang berbeda, bahkan ketika melakukan hal yang benar, seperti dalam penentuan hari-hari besar keagamaan.

“Kadang juga pemahaman yang berbeda tidak mau ikut kita, nah jika terjadi begitu jangan marah. Harus kita terima karena perbedaan itu sunnatullah, jadi perbedaan itu sebuah rahmat dan nikmat buat kita semua,” jelasnya.

Baca Juga  Ja’fariyah Tetapkan 1 Ramadhan pada Selasa 17 Februari 2026

Ia secara pribadi sangat mengakui perbedaan, terutama perbedaan keyakinan, karena menurutnya hal tersebut bukan hak manusia untuk menghakimi.

“Orang tidak beragama sekalipun kita harus mengakui mereka, apalagi cuma perbedaan berpikir. Tapi semuanya ada koridor masing-masing,” tambahnya.

Moderasi Beragama sebagai Prioritas Utama

Saiful Djafar Arfa menekankan pentingnya memiliki pemikiran yang moderat dalam beragama.

Ia menyatakan bahwa agama bukan hanya menyangkut cara beribadah kepada Tuhan, karena itu adalah urusan pribadi.

“Sholat, puasa, zakat itu urusan pribadi,” katanya.

Oleh karena itu, ASN Kemenag diharapkan dapat tampil di berbagai lini, sehingga Kantor Urusan Agama (KUA) tidak hanya mengurus urusan pernikahan, tetapi juga seluruh kepentingan masyarakat.

Baca Juga  Bupati Halsel Bantah Zonasi Tanpa Dasar Hukum

“Program prioritas kami yang utama adalah menjaga dan meningkatkan kerukunan dan menebarkan cinta kasih sesama manusia, itu harapan saya,” pungkas Saiful.

Ia menegaskan bahwa konsep moderasi beragama sangat penting untuk diterapkan di lingkungan Kemenag Halsel demi menjaga marwah kementerian dan umat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *