Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaekonomiMaluku UtaraNasionalPemprov

Malut Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi RI 34,6%, Disokong Industri Nikel

×

Malut Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi RI 34,6%, Disokong Industri Nikel

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sherly Tjoanda (Dok. Istimewa)

JAKARTA, Falalamo – Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada kuartal I-2025 sebesar 34,6% year-on-year.

Angka ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan didorong oleh industri pengolahan nikel.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkapkan pencapaian ini dalam acara Indonesia Critical Minerals Convex di Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Malut bahkan mencapai 10 kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional.

“Anda bisa melihat di sini bahwa Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia sebesar 34,6% year-on-year pada kuartal I-2025. Ini tujuh kali lipat dari rata-rata nasional,” ujar Sherly.

Ia menjelaskan bahwa komoditas nikel memegang peranan vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut.

Baca Juga  DPRD Halteng Gelar Rapat Paripurna, Bahas 3 Raperda Strategis

Kontribusi industri pengolahan nikel mencapai 75,3% terhadap pertumbuhan ekonomi Malut.

“Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi 75,3% dalam industri pengolahan nikel, seiring dengan investasi berkelanjutan dalam smelter, pelabuhan laut, dan infrastruktur energi yang sehat,” katanya.

Selain itu, Sherly menyebutkan bahwa faktor lain yang mendorong tingginya pertumbuhan ekonomi adalah ekspansi industri pengolahan atau hilirisasi komoditas dalam negeri.

Hal ini mencerminkan pergeseran struktural dalam komposisi Produk Domestik Bruto (PDB) dari ekstraksi mentah menuju output bernilai tambah.

“Pertumbuhan wilayah ini kini didominasi oleh aktivitas industri, terutama pergeseran struktural dalam komposisi PDB dari ekstraksi mentah menuju output bernilai tambah,” tambahnya.

Gubernur Sherly juga menegaskan bahwa nikel yang diproduksi di Maluku Utara termasuk yang terbaik di dunia karena memiliki kualitas bijih tinggi.

Baca Juga  Kemensos Tinjau Persiapan Sekolah Rakyat di Maluku Utara, Siswa Miskin Jadi Prioritas

Nikel tersebut juga diproduksi dengan emisi karbon yang rendah.

“Saya bisa katakan bahwa nikel di Maluku Utara adalah salah satu yang terbaik di dunia. Mengapa? Karena memiliki kualitas bijih yang tinggi. Memiliki saprolit dan limonit berkualitas tinggi,” tandasnya.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi 34,6% pada kuartal I-2025 ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, menunjukkan konsistensi kinerja ekonomi daerah yang kaya akan sumber daya mineral tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *