OBI, falalamo – Komitmen PT Wanatiara Persada (WP) dan PT Rimba Kurnia Alam (RKA) dalam meningkatkan kesehatan masyarakat lingkar tambang terbukti nyata.
Sebanyak 180 warga dari dua desa binaan mendapatkan pemeriksaan kesehatan lengkap secara gratis tanpa syarat apapun.
Program kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate ini menyasar Desa Sambiki dengan 130 pasien dan Desa Buton dengan 50 pasien.
Pelayanan kesehatan komprehensif diberikan kepada seluruh warga yang terdaftar sebagai penduduk desa tersebut.
Ketua Tim FKIK Unkhair, dr. Nurmala Dewi, S.Ked., MHPE, menjelaskan berbagai layanan kesehatan yang diberikan mencakup tiga bidang utama.
“Kami memberikan pelayanan kedokteran berupa pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol beserta pengobatannya. Juga pemeriksaan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dan sosialisasi Bantuan Hidup Dasar,” ujar dr. Nurmala, Kamis (9/10/2025)
Tak hanya pelayanan medis, tim juga memberikan layanan farmasi berupa pengenalan dan pendampingan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
“Kami ingin masyarakat bisa mandiri menjaga kesehatan dengan memanfaatkan tanaman obat di lingkungan mereka sendiri,” jelasnya.
Sementara dari sisi psikologi, diberikan psikoedukasi khusus untuk ibu hamil dan menyusui guna memastikan kesehatan mental dan dukungan psikologis bagi kelompok rentan ini.
Pelayanan Tanpa Diskriminasi
Yang menjadi keunggulan program ini adalah kemudahan akses tanpa persyaratan berbelit.
“Tidak ada syarat apa-apa. Selama terdaftar sebagai masyarakat desa tersebut, mereka bisa mendapatkan pelayanan lengkap secara gratis,” tegas dr. Nurmala.
Prinsip inklusivitas ini sejalan dengan visi kedua perusahaan tambang yang ingin memastikan seluruh masyarakat di wilayah operasional mereka mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Program Kampung Sehat Tambang yang disponsori penuh oleh PT Wanatiara Persada dan PT Rimba Kurnia Alam ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang kesehatan masyarakat, khususnya untuk kelompok rentan seperti anak, ibu, dan lansia.
Kolaborasi antara FKIK Unkhair dengan PT WP dan PT RKA ini menjadi model bagaimana dunia pendidikan dan industri dapat bersinergi untuk kepentingan masyarakat.
Dengan sasaran desa binaan kedua perusahaan, program ini memastikan manfaat langsung bagi warga yang tinggal di lingkar tambang.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang memadati lokasi pemeriksaan.
Pelayanan kesehatan gratis dan menyeluruh ini menjadi bukti nyata bahwa PT Wanatiara Persada dan PT Rimba Kurnia Alam tidak hanya beroperasi di wilayah masyarakat, tetapi juga hadir langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka.
Program yang berlangsung 7-9 Oktober 2025 ini diharapkan dapat berlanjut dan menjadi referensi bagi perusahaan tambang lain dalam mengimplementasikan program CSR yang berdampak langsung bagi masyarakat. (*)













