BeritaKabupaten Halmahera SelatanMaluku Utara

Ribuan Warga Desa Loid Halsel Belum Nikmati Listrik, Tagih Janji Pemerintah

×

Ribuan Warga Desa Loid Halsel Belum Nikmati Listrik, Tagih Janji Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Suasana pemukiman warga di Desa Loid, Kecamatan Bacan Barat Utara, Halmahera Selatan, yang hingga kini belum mendapatkan pelayanan listrik PLN secara memadai. (Dok. Istimewa)

Labuha, falalamo.com – Program listrik masuk desa yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto belum sepenuhnya menyentuh pelosok Maluku Utara.

Di Kabupaten Halmahera Selatan, sekitar 1.000 jiwa warga Desa Loid, Kecamatan Bacan Barat Utara, hingga kini masih meraba dalam gelap karena belum mendapat akses listrik PLN.

​Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam bagi warga setempat. Di saat pemerintah pusat gencar mengampanyekan pemenuhan kebutuhan dasar hingga ke pelosok, warga Loid justru merasa ditinggalkan.

​”Kami sebagai warga Desa sangat miris. Program listrik masuk desa merupakan program yang sangat baik dan menjadi harapan masyarakat, tetapi sampai saat ini Desa Loid belum tersentuh pelayanan listrik,” tegas tokoh pemuda Desa Loid, Sardi Suleman (Aldo), Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga  Ongky Nyong Sambut Positif Kritikan OKP Cipayung Jelang Musda

​Untuk bertahan dalam kegelapan, warga terpaksa menggunakan penerangan seadanya.

Hanya sebagian kecil warga berekonomi mampu yang dapat mengoperasikan mesin genset pribadi.

​Pemerintah Desa (Pemdes) Loid sebenarnya telah mengupayakan pengadaan 15 unit lampu jalan.

Pemdes bahkan sudah membebaskan lahan untuk tapak PLN menggunakan Anggaran Desa. Namun, hingga saat ini tidak ada progres lanjutan dari pihak terkait untuk membangun jaringan kelistrikan.

​Padahal, kehadiran listrik di Desa Loid bukan sekadar soal penerangan malam hari.

Listrik menjadi penopang utama untuk menggerakkan sektor pendidikan anak-anak sekolah, fasilitas kesehatan, jaringan komunikasi, hingga roda ekonomi warga pulau.

​Mewakili ribuan jiwa warga Loid, Aldo mendesak pemerintah pusat, Pemprov Maluku Utara, Pemkab Halmahera Selatan, serta PT PLN untuk turun tangan memberikan perhatian serius.

Baca Juga  ​Lahan di Desa Hidayat Terbakar, Polisi Turunkan Mobil Water Cannon Padamkan Api

​Warga berharap Desa Loid masuk dalam daftar prioritas utama program listrik masuk desa agar mereka dapat menikmati hak dasar yang sama seperti masyarakat di daerah lain.

​”Kami berharap program ini benar-benar sampai ke Desa Loid. Kami tidak meminta yang berlebihan, kami hanya ingin mendapatkan pelayanan listrik seperti masyarakat di desa-desa lainnya,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *