Labuha, Falalamo – Korban banjir di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mencapai 14.071 jiwa dari 3.301 kepala keluarga (KK).
Data terbaru ini dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel, Jumat (27/6/2025).
Kepala BPBD Halsel Aswin Adam menjelaskan, korban tersebar di 23 desa dalam 6 kecamatan yakni Bacan, Bacan Selatan, Gane Barat, Gane Barat Utara, Gane Timur, dan Gane Timur Selatan. Banjir bandang terjadi pada Minggu (22/6/2025) lalu.
“Data yang disajikan hari ini merupakan data baru yang telah dirampungkan setelah tim kami melakukan pendataan menyeluruh di desa-desa terdampak dalam beberapa hari terakhir,” kata Aswin.
BPBD juga mencatat kerusakan infrastruktur cukup parah. Sebanyak 7 unit rumah warga rusak dengan rincian 4 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan.
Selain itu, sejumlah jalan dan jembatan ikut rusak akibat banjir dan longsor. Di antaranya jembatan Desa Tuokona, jembatan darurat Desa Kubung, jembatan ruas Gaimu-Sawat, jembatan kabel pancang di ruas Tembal-Kupal, jalan Samo-Moloku, dan jalan Desa Awanggo.
Aswin memastikan pihaknya terus memperbarui data korban setiap hari untuk memastikan seluruh warga terdampak terdata dengan baik.
BPBD juga akan terus menyalurkan bantuan logistik dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
“Kami berharap situasi segera membaik, dan masyarakat diberikan kekuatan serta perlindungan oleh Allah,” pungkasnya. (*)













