Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
InternasionalNasionalPeristiwa

Pemimpin Ja’fariyah Indonesia Berduka atas Syahidnya Ali Khamenei

×

Pemimpin Ja’fariyah Indonesia Berduka atas Syahidnya Ali Khamenei

Sebarkan artikel ini
Potret Ayatullah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang dilaporkan syahid pada 1 Maret 2026.
Pemimpin Ja'fariyah Indonesia, Tuan Guru Nawawi Husni, menyampaikan duka mendalam atas syahidnya Ali Khamenei dalam serangan militer pada 1 Maret 2026, (foto. REUTERS).

falalamo.com – Pemimpin Ja’fariyah Indonesia, Tuan Guru Nawawi Husni, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya pimpinan tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Khamenei dilaporkan syahid dalam serangan militer yang terjadi pada 1 Maret 2026.

Nawawi Husni memberikan penghormatan terakhirnya melalui pesan duka yang mendalam. Berikut adalah pernyataan lengkap Tuan Guru Nawawi Husni:

“Allaahu, Allaahu, Allaahu Akbar walillaahilhamd. Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil azhiim. Saya berduka yang dalam atas syahid nya saudara seiman kami, pejuang islam yang tangguh yang tidak pernah mundur setapak langkahpun dari kezhaliman penguasa penguasa dunia yang zhalim dan keji. Dan yang terdepan membela kehormatan Islam dan bangsanya. Asy syahiid fis sabiilillaah sayyid ‘ali khosseini khamanei. Beliau telah kembali kehadirat Allah dengan jalan yang suci dan bertemu dengan yang dicintainya yaitu Rasul Saw dan Ahlul Bayt ‘alaihimus salaam,” bunyi pesan Nawawi Husni dalam keterangan tertulis, Ahad (1/3/2026).

Baca Juga  Geger Rudal Iran Sasar Diego Garcia, Pakar: AS Harus Hitung Ulang Biaya Perang!

Sebagai informasi, ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah laporan mengenai serangan militer yang menyasar pimpinan tertinggi Iran pada awal Maret 2026.

Sebuah gambar satelit menampilkan asap hitam membumbung dan kerusakan parah di kediaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyusul serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, di Teheran, Iran, 28 Februari 2026. Foto: REUTERS

Insiden ini memicu gelombang reaksi keras dari berbagai pemimpin dunia dan organisasi Islam internasional.

Ayatullah Ali Khamenei, yang telah memimpin Iran sejak 1989, dikenal sebagai figur sentral dalam politik regional dan simbol perlawanan terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat serta sekutunya di kawasan tersebut.

Khamenei dipandang oleh banyak kalangan sebagai tokoh yang konsisten dalam membela kedaulatan negaranya hingga akhir hayatnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *