Jakarta, falalamo.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.
Megawati mengenang Khamenei sebagai sosok negarawan yang konsisten melawan imperialisme.

Dalam keterangan resminya, Selasa (3/3/2026), Megawati mengirimkan surat belasungkawa yang ditujukan kepada pemerintah dan rakyat Republik Islam Iran. Ucapan ini disampaikan atas nama pribadi, keluarga besar Bung Karno, serta mewakili semangat bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi perdamaian dan kedaulatan.
“Ayatullah Ali Khamenei adalah sosok ulama dan negarawan yang memadukan iman, keadilan sosial, dan sikap anti-imperialisme dalam garis perjuangan yang konsisten,” ujar Megawati dalam pernyataan tertulisnya.
Ketua Umum PDI Perjuangan ini juga mengenang kembali momen hangat saat dirinya melakukan kunjungan resmi ke Teheran pada tahun 2004 silam.
Saat itu, Megawati bertemu langsung dengan Ali Khamenei dalam rangkaian Konferensi D-8.
Megawati menyoroti adanya kedekatan ideologis antara perjuangan bangsa Indonesia dan Iran.
Ia menyebut pemikiran Khamenei memiliki irisan kuat dengan semangat Bung Karno, terutama dalam hal solidaritas dunia ketiga dan perlawanan terhadap kolonialisme.
Terkait situasi yang menimpa Iran, Megawati secara tegas menyatakan bahwa Indonesia berdiri bersama rakyat Iran dalam menolak segala bentuk agresi militer sepihak.
Menurutnya, serangan yang melanggar kedaulatan negara hanya akan membahayakan perdamaian dunia.
“Bangsa Indonesia berdiri bersama rakyat Iran dalam mengecam agresi militer sepihak. Penyelesaian konflik harus melalui dialog dan penghormatan terhadap hukum internasional,” tegasnya.
Di akhir pesan dukanya, Megawati mendoakan agar rakyat Iran diberikan kekuatan dan persatuan dalam menghadapi masa sulit ini.
Ia berharap hubungan persahabatan antara Indonesia dan Iran tetap kokoh dalam semangat perjuangan tatanan dunia yang adil dan bebas dari hegemoni. (*)












