falalamo.com – Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Larijani, melontarkan klaim mengejutkan terkait eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Larijani menyebut sejumlah prajurit militer Amerika Serikat sebenarnya telah ditangkap dan ditawan, bukan tewas sebagaimana laporan resmi dari Washington.
Pernyataan tersebut disampaikan Larijani melalui serangkaian unggahan di platform X.
Ia mengaku telah menerima laporan internal mengenai penangkapan tentara-tentara Amerika tersebut.
“Telah dilaporkan kepada saya bahwa beberapa tentara Amerika telah ditangkap. Namun orang Amerika mengklaim bahwa mereka tewas dalam aksi,” tulis Larijani dalam unggahannya, dikutip Minggu (8/3/2026).
Lebih lanjut, Larijani menuding pihak Amerika Serikat sengaja memanipulasi jumlah korban untuk menutupi fakta penawanan.
Menurutnya, awalnya Washington menyebut sekitar lima hingga enam tentara tewas, namun angka tersebut terus bertambah dengan berbagai alasan medis maupun insiden teknis.
“Beberapa tentara Amerika telah ditangkap. Selain itu, mereka secara keliru mengatakan lima hingga enam tentara Amerika tewas. Kemudian, dengan berbagai dalih seperti kecelakaan dan insiden berbeda, jumlah korban terus mereka naikkan,” lanjut Larijani.
Eks Ketua Parlemen Iran ini meyakini bahwa upaya Amerika Serikat untuk menyembunyikan kondisi sebenarnya di lapangan tidak akan bertahan lama.
Ia menegaskan bahwa kebenaran mengenai nasib para tentara tersebut pada akhirnya akan diketahui publik dunia.
“Terlepas dari upaya sia-sia mereka, kebenaran bukan sesuatu yang bisa mereka sembunyikan terlalu lama,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi maupun bantahan dari Pentagon atau pemerintah Amerika Serikat terkait klaim penawanan tersebut. (*)













