Ternate, Falalamo – Semangat kolaborasi mewarnai kawasan Pantai Kastela, Ternate, saat mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Khairun (Unkhair) menggandeng Dodoku Dive Center menggelar aksi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada Minggu (11/5/2025).
Kegiatan bertajuk “Edukasi Pariwisata Berkelanjutan bagi Pelaku Bisnis di Pulau Ternate” ini menjadi oase pengetahuan bagi para pelaku usaha pariwisata lokal dalam mengimplementasikan konsep wisata ramah lingkungan.
Inisiatif ini merupakan implementasi kurikulum berbasis OBE (Outcome Based Education) dalam mata kuliah Pemasaran Pariwisata yang diampu oleh Dr. Sulfi Abdul Haji dan Jeri Cahyadi Saputra.
Dukungan penuh juga datang dari Kaprodi Manajemen, Dr. Marwan Man Soleman, serta Dedi Abdullah, founder Dodoku Dive Center yang menyediakan lokasi strategis untuk acara ini.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unkhair, Muhsin N. Bailussy, secara resmi membuka kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah dosen dari berbagai fakultas, termasuk Syam Ardhy Dabi Dabi dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Syam Ardhy memberikan materi penting tentang “Desa Wisata Berbasis Kesejahteraan Psikologis,” melengkapi pemahaman komprehensif tentang pariwisata berkelanjutan.
Dengan suasana santai namun sarat ilmu, kegiatan ini menyasar para pelaku usaha pariwisata di Pulau Ternate, khususnya yang beroperasi di wilayah pesisir.
Para mahasiswa dan pelaku usaha mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya mengadopsi prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan sampah di area wisata, penggunaan material non-plastik, hingga strategi promosi pariwisata yang tidak merusak lingkungan.
Kekayaan budaya lokal pun turut ditampilkan melalui tarian tradisional yang memukau sebagai pembuka acara.
Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah edukasi dasar mengenai penyelaman yang dibawakan langsung oleh Dedi Abdullah dari Dodoku Dive Center.
Para mahasiswa dan pelaku usaha diajak untuk memahami potensi aktivitas diving sebagai daya tarik wisata yang bertanggung jawab, tanpa mengorbankan keindahan ekosistem bawah laut.
Sesi ini juga membuka wawasan tentang sinergi antara pengembangan pariwisata dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Sebagai wujud nyata komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan, seluruh peserta kegiatan, termasuk mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar, turut berpartisipasi dalam aksi bersih pantai.
Untuk diketahui, Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan sebagai aset utama pariwisata Ternate.
Ketua Panitia kegiatan, M. Albasrah Bahrudin, mahasiswa Manajemen Unkhair, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata di Ternate.
“Saya melihat Ternate memiliki identitas lokal yang kuat, tercermin dari kesadaran masyarakatnya akan pentingnya program-program yang mendukung seluruh industri, termasuk UMKM yang tak terpisahkan dari pariwisata,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, salah satu pemateri utama, Jeri Cahyadi Saputra, mengungkapkan kebanggaannya dapat berkontribusi dalam kegiatan PKM ini.
“Antusiasme dan semangat belajar yang tinggi dari para mahasiswa dan pelaku usaha pariwisata sangat menggembirakan. Diskusi yang interaktif menunjukkan adanya komitmen yang kuat untuk mengembangkan pariwisata Ternate yang ramah lingkungan, berkelanjutan secara ekonomi, serta menghargai nilai-nilai sosial dan budaya lokal,” tuturnya.
Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga dan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah lain. (*)













