Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHukrimKabupaten Halmahera SelatanPemdaPeristiwa

Gawat! Lapak UMKM Milenial di Halsel Berulangkali Digondol Maling

×

Gawat! Lapak UMKM Milenial di Halsel Berulangkali Digondol Maling

Sebarkan artikel ini
UMKM Milenial desa Tembal Kecamatan Bacan Selatan (dok. NN)

Labuha, Falalamo – Rentetan aksi pencurian masif meneror para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sentra UMKM Milenial Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan (Halsel).

Insiden terkini terjadi pada Kamis malam, 5 Juni 2025, di mana seluruh lapak yang aktif berjualan dibobol maling.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kerugian yang dialami pedagang sejak beberapa bulan lalu, dengan total kerugian yang belum dapat diprediksi.

Menurut pengakuan korban, pencurian telah berulang kali terjadi.

Sebelumnya, sekitar 40 buah kursi dan peralatan masak raib. Puncak kekesalan terjadi pada Minggu malam, 1 Juni 2025, saat seluruh kedai di kawasan tersebut dibobol dan stok bahan jualan untuk persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan ke-22 ludes digondol maling.

Baca Juga  Himpunan Praktisi Hukum Halsel Minta Audiensi DPRD Bahas 4 Kades Kontroversial

Salah satu korban, pemilik Kedai Basayangan, mengaku sangat terpukul.

“Saya pribadi merasa yang banyak mengeluh karena merasa rugi, ya Allah pemasukan minim tapi orang curi terus, mohon liat keadaan kami sekarang,” ucapnya belum lama ini.

Aksi pencurian ini menyasar berbagai perlengkapan, mulai dari kompor, tabung gas, hingga bahan-bahan jualan.

Tak hanya Kedai Basayangan, Kedai Qhumairah, Kedai Putri Bajo, dan dua kedai lainnya juga turut menjadi korban.

Ironisnya, UMKM Milenial yang merupakan kawasan terbuka dan menjadi sentra UMKM lokal di Labuha, sebenarnya telah difasilitasi pengamanan oleh Pemerintah Daerah.

Penjagaan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang diperkuat dengan sekuriti dari Disperindagkop Halsel.

Baca Juga  Wajah Korban TPPO Kini Meluas: Dari Perempuan Miskin hingga Sarjana Muda

Namun, pengamanan yang ada tidak mampu membendung aksi pencurian ini.

Para korban mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada dinas terkait, khususnya bidang UMKM.

Namun, hingga saat ini belum ada tindakan konkret untuk menangani masalah ini.

Mereka berharap pihak dinas terkait segera bertindak, apalagi mengingat peristiwa ini terjadi menjelang perayaan HUT Kabupaten Halsel yang akan dipusatkan di lokasi yang sama.

Sebagai informasi, Dari total 14 lapak jualan di bangunan UMKM Milenial, hanya 8 lapak yang aktif.

Kondisi ini semakin memprihatinkan di tengah persiapan HUT Halsel yang seharusnya menjadi momen peningkatan ekonomi lokal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Disperindagkop Halsel terkait peristiwa tersebut. (*)

Baca Juga  PT RKA Suskseskan PPM Kebersihan Desa di Obi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *