Ternate, Falalamo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Maluku Utara menggelar pertemuan strategis dengan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe pada Jumat (25/4/2025).
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Wagub di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate ini menjadi langkah awal HMNI setelah mendapatkan SK dari DPP HMNI.
Ketua HMNI Maluku Utara, Husen Kaplale, memaparkan proses pembentukan organisasi dan perkembangan keanggotaan yang bakal dibentuk di berbagai wilayah Maluku Utara.
Ia juga menyampaikan rencana kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sebagai agenda penting untuk merumuskan program-program nyata bagi kemajuan nelayan.
Senada dengan itu, Bendahara HMNI Malut, Sofyan Momole juga menyampaikan pihaknya bakal mendorong festival Ikan Fufu yang rencananya digelar di kelurahan Dufa-dufa untuk menjadi event nasional pada saat Rakernas HMNI mendatang.
“Saya menyambut baik hadirnya HMNI sebagai wadah yang dapat memperjuangkan aspirasi nelayan. Kita perlu kolaborasi yang kuat agar berbagai tantangan yang dihadapi nelayan kita bisa diselesaikan secara berkelanjutan,” ujar Wagub Sarbin Sehe.
Dalam pertemuan tersebut, DPD HMNI Malut juga menyampaikan catatan kritis terkait ketimpangan yang selama ini menjadi benang kusut permasalahan nelayan di Malut.
Isu-isu seperti akses permodalan, sarana produksi, hingga pemasaran hasil tangkap menjadi fokus pembahasan.
Kedua pihak menyoroti pentingnya keterlibatan semua elemen, tidak hanya nelayan, tetapi juga pemerhati dan pendamping masyarakat pesisir untuk mendorong transformasi sektor perikanan di Maluku Utara agar lebih berdaya saing.
Selain itu, HMNI berkomitmen untuk terus memperluas jejaring dan memperkuat kapasitas nelayan, sejalan dengan visi untuk menciptakan kehidupan nelayan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkelanjutan. (*)













