falalamo.com – Gelombang protes bertajuk “No Kings” (Tidak Ada Raja) mengguncang Amerika Serikat.
Jutaan warga di seluruh 50 negara bagian turun ke jalan untuk menentang keras kepemimpinan Presiden Donald Trump dan kebijakan perangnya terhadap Iran yang dinilai semakin tidak terkendali.
Melansir laporan Al Jazeera, Sabtu (28/3/2026), demonstrasi besar-besaran ini menjalar mulai dari Washington, DC, Los Angeles, hingga Minnesota.
Para pengunjuk rasa menyuarakan kemarahan atas perluasan kekuasaan presiden yang dianggap sudah melampaui batas demokrasi.
Massa yang terdiri dari keluarga hingga barisan mantan tentara (veteran) kompak meneriakkan satu pesan kuat: mereka menolak menjadi bagian dari konflik di Timur Tengah.
Para demonstran menegaskan bahwa tindakan militer terhadap Iran saat ini merupakan keputusan sepihak Trump tanpa persetujuan Kongres.
“Semua orang di sini mengatakan ini bukan perang mereka, ini perang Trump!” lapor jurnalis Teresa Bo langsung dari pusat aksi di Washington, DC.
Warga Amerika merasa kebijakan Trump hanya memperburuk kualitas hidup mereka.
Kenaikan biaya hidup yang mencekik dan harga bahan bakar yang terus meroket menjadi bahan bakar utama kemarahan publik di tengah ketegangan politik menjelang pemilihan umum mendatang.
Tercatat ada sekitar 3.000 titik demonstrasi serupa yang tersebar di seantero Negeri Paman Sam.
Gerakan “No Kings” ini mencerminkan keresahan mendalam rakyat Amerika terhadap supremasi hukum dan akuntabilitas demokrasi di bawah pemerintahan Trump.
Aksi massa ini pecah tepat saat Trump berulang kali mengklaim kepada media bahwa dirinya “sedang memenangkan perang” di Iran. Di saat yang sama, Washington juga tengah menunggu jawaban atas proposal damai 15 poin yang telah dikirimkan ke Teheran melalui perantara.
Para demonstran berharap gerakan jalanan ini segera bertransformasi menjadi kekuatan suara di kotak penalti.
Mereka menaruh harapan besar agar Partai Demokrat mampu merebut kendali di Senat dan Kongres pada pemilihan paruh waktu (Midterm Elections) November mendatang. (*)













