falalamo.com – Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Laksamana Muda Alireza Tangsiri menyindir keras manuver Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk.
Teheran menyebut rentetan klaim Washington mengenai penghancuran kekuatan laut Iran dan pengawalan kapal tanker hanyalah kebohongan publik.
“Amerika Serikat sempat mengklaim secara palsu telah menghancurkan angkatan laut Iran. Kemudian mereka mengklaim sedang mengawal tanker minyak, namun faktanya sekarang mereka justru meminta bala bantuan dari pihak lain,” tegas Alireza dalam keterangan persnya yang dikutip dari Press TV, Sabtu (14/3/2026).
Menanggapi spekulasi mengenai penutupan jalur perdagangan energi dunia, pihak IRGC memberikan klarifikasi mengenai status terkini Selat Hormuz.
Menurutnya, Iran belum mengambil langkah militer untuk menutup total jalur tersebut, namun memastikan bahwa setiap pergerakan berada di bawah pengawasan ketat mereka.
“Kami mengingatkan bahwa Selat Hormuz hingga saat ini belum ditutup secara militer; jalur tersebut hanya berada di bawah kendali kami,” pungkasnya.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat setelah beberapa aset udara dan laut AS dilaporkan mengalami insiden di kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. (*)













