falalamo – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mencontohkan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, sebagai daerah yang berhasil melakukan efisiensi anggaran di tengah pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD).
“Kabupaten Lahat misalnya dia bisa menghemat 425 miliar dari belanja birokrasi dan ternyata bisa,” kata Tito dalam acara FEKDI x IFSE 2025 di Jakarta, Jumat (31/10/2025).
Tito menyampaikan tips kepada seluruh sekretaris daerah (Sekda) se-Indonesia dalam Retret selama 3 hari di IPDN Jatinangor sebelumnya.
Menurut Tito, ada dua hal yang harus dilakukan pemda. Pertama, efisiensi belanja dengan menyederhanakan birokrasi dan memindahkan alokasi belanja ke program kemasyarakatan.
Kedua, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menaikkan pajak baru.
“Yang kedua adalah dipindahkan ke dananya, belanjanya perbanyak yang program ke masyarakat. Itu yang kami sampaikan,” jelasnya.













