falalamo.com – Di saat Amerika Serikat mulai mengeluh tercekik secara ekonomi, Pemerintah Iran justru mengirimkan pesan ketenangan kepada publik.
Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza Aref, menegaskan bahwa cadangan energi dan pangan negara dalam kondisi yang sangat stabil.
Reza memastikan bahwa masyarakat Iran tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan kebutuhan pokok di tengah eskalasi militer yang sedang berlangsung.
“Tidak ada kekhawatiran mengenai pasokan energi, bahan bakar, dan barang-barang kebutuhan pokok,” tegas Reza Aref dalam pernyataan resmi yang dilansir kantor berita ISNA melalui Al Jazeera, Senin (23/3/2026).
Meskipun tekanan militer dari AS-Israel terus meningkat, Reza mengklaim bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana matang agar roda kehidupan masyarakat tidak terganggu.
Ia menyebut seluruh fasilitas publik tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
“Jaringan distribusi, layanan perbankan, dan sistem pembayaran beroperasi tanpa gangguan. Kehidupan normal tetap berlangsung di seluruh negeri,” tambahnya.
Pernyataan “adem” dari Teheran ini muncul di saat yang hampir bersamaan dengan kritik keras dari dalam negeri Amerika Serikat.
Sebelumnya, Senator Demokrat Chris Murphy menyebut Presiden Trump mulai panik karena perang ini justru mencekik ekonomi AS sendiri akibat lonjakan harga BBM. (*)













