Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKabupaten Halmahera SelatanPendidikan

25 Guru Honorer di Obi Dapat Insentif dari PT Wanatiara Persada

×

25 Guru Honorer di Obi Dapat Insentif dari PT Wanatiara Persada

Sebarkan artikel ini
Perwakilan CSR PT Wanatiara Persada, Siam Susanto (tenga) saat foto bersama kepala-kepala sekolah di Obi (Dok, WP)

OBI, Falalamo – Sebanyak 25 tenaga honorer pendidikan tingkat PAUD, TK, dan SD di Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara mendapat insentif dari PT Wanatiara Persada (WP).

Program berkelanjutan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan tambang Nikel tersebut terhadap pelayanan pendidikan di wilayah operasionalnya.

“Manajemen berharap pemberian insentif ini dapat bermanfaat dan juga memotivasi para honorer pendidikan agar lebih konsisten dalam pelayanannya ke masyarakat,” kata perwakilan Corporate Social Responsibility (CSR) PT WP, Siam Susanto saat monitoring dan evaluasi di TK Perdamaian, Rabu (5/2/2025).

Siam menambahkan, program pemberian insentif ini telah berjalan lebih dari satu periode dan menjadi komitmen perusahaan dalam mendukung pelayanan pendidikan.

Baca Juga  Tarik-menarik Fokus Pembangunan Halmahera Selatan di Zona 2

Kepala TK Perdamaian Laiwui, Mutia Kaimudin SPd, mengapresiasi langkah PT WP yang konsisten memperhatikan kesejahteraan para tenaga honorer pendidikan.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi buat PT WP yang telah memperhatikan para guru honorer dan selalu mendukung kegiatan-kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Mutia berharap perusahaan juga dapat mendukung kegiatan studi banding forum taman kanak-kanak yang rencananya akan dilaksanakan di Manado pada April mendatang.

Pimpinan Wilayah Kecamatan Obi, Fadin Bahrudin, turut mengapresiasi langkah perusahaan.

Menurutnya, perhatian ini sangat membantu sekaligus memotivasi para tenaga pendidik di Kecamatan Obi.

“Ucapan yang sama kami sampaikan kepada PT WP yang telah banyak memberikan bantuan serta mendukung setiap program, baik yang ada di pendidikan maupun kesehatan di RSU Obi,” ujarnya.

Baca Juga  Pembunuh PSK di Kawasi Dibekuk Setelah Kabur 10 Hari ke Kepulauan Sula

Fadin berharap program insentif ini bisa diperluas.

“Saya berharap bukan saja tenaga pendidikan dan kesehatan yang diberikan insentif, tapi juga tenaga bantu honorer yang bekerja di kantor Kecamatan bisa masuk daftar penerima,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *