LABUHA, Falalamo – Di tengah euforia peluncuran Les Bahasa Mandarin kolaborasi GAMKI Halmahera Selatan dan PT Rimba Kurnia Alam (RKA), Sultan Bacan ke-22, M. Irsyad Maulana Sjah, menyampaikan pesan tegas dan lugas kepada perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di wilayahnya.
Sultan menekankan pentingnya transparansi informasi dan perhatian serius terhadap masyarakat lingkar tambang.
“Kami berharap lebih ke industri tambang agar dapat menjaga lingkungan apalagi perusahaan-perusahaan besar yang kini sedang beroperasi supaya lebih memperhatikan nasib masyarakat lingkar tambang,” ujar Sultan kepada falalamo usai Launching les mandarin berlokasi di Bilqis caffe, Minggu (25/5/2025).
Sultan Irsyad menegaskan bahwa pihak Kesultanan tidak alergi terhadap investasi dan sangat mendukung kehadiran perusahaan.
Namun, ia mengingatkan bahwa kolaborasi dan sinergi hanya akan terwujud jika ada keinginan kuat dari pihak perusahaan untuk membuka informasi secara jujur.
“Yang paling penting mereka tidak alergi dan kami juga tidak alergi terhadap investasi di daerah kita, kita berupaya bersinergi dan berkolaborasi bersama,” tegas Sultan.
“Yang penting juga mereka (perusahaan) punya keinginan untuk membuka keran informasi secara transparan sehingga tercipta sinergitas,” imbuhnya.
Dirinya mengungkapkan kekhawatirannya akan kendala informasi yang selama ini dirasakan masyarakat.
“Kendala informasi sehingga sebagai warga pun saya merasa kurang mendapat informasi buat bereksplorasi bagaimana sih keadaan sekarang, jangan menunda informasi sehingga nanti apa yang terjadi baru kita tahu belakangan,” tutupnya. (*)













