Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HumanioraKabupaten Halmahera SelatanLifestyle

Dialog Musda KNPI Halsel Bakal Dipandu Maulana Patra Syah

×

Dialog Musda KNPI Halsel Bakal Dipandu Maulana Patra Syah

Sebarkan artikel ini
Maulana MPM Djamal syah (dok. Istimewa)

LABUHA, falalamo – Dialog kandidat Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Selatan akan dipandu oleh pengacara muda Maulana MPM Djamal Syah, SH, MH.

Acara tersebut bakal disiarkan langsung melalui Chanel Diskominfo Halsel, platform YouTube Bapatikamang dan Kanal RRI Ternate.

Ketua DPD II KNPI Halsel Ongky Nyong, sebelumnya menegaskan dialog akan mengangkat tema “Pemuda dan Tantangan Kepulauan: Mendorong Pembangunan Inklusif Halmahera Selatan.”

Tema ini dipilih mengingat karakteristik geografis Halsel yang 78 persen wilayahnya berupa laut dengan 249 desa tersebar di pulau-pulau.

“KNPI adalah rumah besar pemuda. Siapa pun yang mendaftar nanti harus siap bukan hanya memimpin organisasi, tapi juga memperjuangkan kepentingan rakyat dan pemuda Halsel secara nyata. Tantangan kepulauan harus dihadapi dengan ide-ide segar dan solusi yang inklusif,” ujar Ongky.

Baca Juga  Memaknai Retreat dan Harapan Reformasi Birokrasi Desa

Dialog tersebut akan melibatkan seluruh bakal calon ketua KNPI sebagai narasumber, didampingi beberapa panelis dari akademisi universitas terkemuka di Maluku Utara.

Tema dan materi pembahasan juga telah digodok sebelumnya oleh akademisi ternama.

Diketahui, Rangkaian Musda KNPI Halsel telah melewati tahapan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimpurda) pada 12 Agustus lalu.

Selanjutnya, pendaftaran bakal calon ketua akan dibuka pada 20 Agustus 2025, bertepatan dengan momentum bersejarah hari pertama sidang Konstituante tahun 1956.

Dialog akan membahas lima poin utama. Pertama, posisi strategis pemuda dalam kepulauan sebagai motor perubahan sosial, politik, dan ekonomi dengan realitas geografis Halsel yang didominasi lautan.

Kedua, tantangan kepulauan di Halmahera Selatan meliputi akses transportasi antar pulau yang terbatas, kesenjangan pembangunan antara pulau besar dan kecil, akses pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, serta kerentanan bencana dan lingkungan pesisir.

Baca Juga  Perdana! Siswa SMP-MTs di Obi Dapat Pelatihan Komputer Gratis dari PT RKA

Ketiga, peran pemuda dalam menjawab tantangan melalui inovasi digital untuk menghubungkan pulau-pulau, gerakan sosial pemuda mengisi kekosongan layanan publik, dan pemuda sebagai agen pengawasan serta advokasi kebijakan.

Keempat, pembangunan inklusif sebagai jawaban dengan konsep pembangunan merata, adil, dan menjangkau pulau-pulau kecil melalui kolaborasi pemuda dengan pemerintah daerah, swasta, dan organisasi masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal seperti perikanan, kelautan, pariwisata, dan UMKM.

Terakhir, membangun masa depan Halmahera Selatan dengan menempatkan pemuda sebagai garda depan pembangunan kepulauan dan harapan lahirnya kepemimpinan pemuda KNPI yang visioner dan inklusif.

“Musda kali ini kita desain terbuka, profesional, dan demokratis. Harapannya, KNPI ke depan mampu menjadi mitra kritis sekaligus motor penggerak pembangunan daerah,” kata Ongky.

Baca Juga  Pakai KUHP Baru, Pengeroyok Kepala KUA Halsel Terancam 9 Tahun Bui!

Dengan konsep dialog yang komprehensif dan disiarkan langsung, Musda KNPI Halsel diharapkan melahirkan pemimpin muda yang mampu menjawab tantangan kepulauan dan mendorong pembangunan inklusif di Halmahera Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *