Halmahera SelatanHumanioraKesehatan

Bukan Cuma Berobat Gratis, Warga Dapat Rantang dan Tumbler dari PT WP-RKA

×

Bukan Cuma Berobat Gratis, Warga Dapat Rantang dan Tumbler dari PT WP-RKA

Sebarkan artikel ini
Warga mendapat hadiah atau souvenir paska pemeriksaan kesehatan gratis di desa Buton kecamatan Obi oleh perusahaan tambang bekerjasama dengan tim dokter Unkhair Ternate (dok. Istimewa)

OBI, falalamo – Kepedulian PT Wanatiara Persada (WP) dan PT Rimba Kurnia Alam (RKA) terhadap masyarakat desa binaan tak setengah-setengah.

Selain mendapat pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, seluruh peserta tanpa terkecuali pulang membawa hadiah berupa rantang makanan 3 susun dan tumbler tahan panas.

Ketua Tim FKIK Unkhair, dr. Nurmala Dewi, S.Ked., MHPE, mengungkapkan peserta juga dimanjakan dengan paket makanan berupa kue, minuman, dan permen selama menjalani pemeriksaan.

“Kami ingin peserta merasa nyaman dan dihargai. Jadi sambil menunggu giliran pemeriksaan, mereka mendapat paket makanan. Seusai kegiatan, semua peserta tanpa terkecuali mendapat souvenir rantang 3 susun dan tumbler tahan panas,” ujar dr. Nurmala, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga  Sambut Mahasiswa Unkhair, Pemkot Tidore Dukung Penuh KKN Tematik Literasi

Dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, dr. Nurmala mengungkapkan temuan mengejutkan terkait kondisi kesehatan masyarakat.

“Saat pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, dari total pasien didapatkan kasus hipertensi dan kolesterol yang paling dominan, hampir 60 persen dari total,” jelasnya.

Mengikuti arthritis gout atau asam urat dengan angka 50 persen dan diabetes melitus 30 persen.

Yang lebih memprihatinkan, hampir 20 persen pasien memiliki lebih dari satu penyakit.

“Ada pasien dengan hipertensi, diabetes, dan kolesterol sekaligus,” ungkap dr. Nurmala.

Temuan ini menunjukkan pentingnya program kesehatan berkelanjutan yang diprakarsai kedua perusahaan tambang tersebut.

Data kesehatan ini akan menjadi acuan untuk program intervensi kesehatan di masa mendatang.

Baca Juga  Sebut Penyesatan Informasi, Kasus Pengeroyokan di Halsel Disoal

Selain pemeriksaan medis umum, tim psikologi FKIK Unkhair juga memberikan psikoedukasi kepada 30 ibu hamil.

Rinciannya, 25 ibu hamil di Desa Sambiki dan 5 ibu hamil di Desa Buton.

Psikoedukasi ini penting untuk memastikan kesehatan mental ibu hamil terjaga, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan janin dan proses persalinan.

Sementara dari layanan farmasi, sebanyak 35 kepala keluarga mendapat pendampingan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Terdiri dari 25 peserta di Desa Sambiki dan 10 peserta di Desa Buton. Mereka diberi bibit tanaman obat untuk dibudidayakan di pekarangan rumah masing-masing.

Apresiasi Warga untuk Kedua Perusahaan

Program komprehensif yang disponsori penuh oleh PT Wanatiara Persada dan PT Rimba Kurnia Alam ini mendapat apresiasi tinggi dari warga.

Baca Juga  Ongen Des't, ASN PUPR Halsel yang Harumkan Nama Daerah Lewat Domino Walikota Cup 2025

Tak hanya mendapat layanan kesehatan gratis berkualitas, mereka juga diperlakukan dengan penuh perhatian melalui pemberian paket makanan dan souvenir bermanfaat.

Rantang 3 susun dan tumbler tahan panas yang diberikan bukan sekadar hadiah, tetapi juga alat yang dapat digunakan untuk menunjang kesehatan keluarga sehari-hari.

“Ini menunjukkan perusahaan benar-benar memikirkan kebutuhan masyarakat, bukan hanya seremonial,” ungkap salah satu peserta.

Program Kampung Sehat Tambang yang berlangsung 7-9 Oktober 2025 ini menjadi bukti nyata bagaimana PT Wanatiara Persada dan PT Rimba Kurnia Alam mengimplementasikan tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat lingkar tambang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *