falalamo.com – Pengamat Timur Tengah dan geopolitik Hassibula Satrawi menilai konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat telah berkembang menjadi perang berskala besar dan berpotensi melibatkan lebih banyak pihak.
Ia menilai situasi ini sudah jauh melampaui sekadar potensi.
“Yang terjadi sekarang bukan hanya berpotensi membesar, ini sudah menjadi perang yang sangat besar,” ujar Hassibula dalam dialog Breaking News Metro TV, Ahad (1/3/2026).
Menurut Hasibula, dalam 17 jam pertama sejak serangan Israel dan Amerika ke Iran, serangan balasan Iran menyasar sejumlah pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.
Secara bersamaan, rudal Iran juga dilaporkan menghantam wilayah Tel Aviv di Israel.
Hassibula mengingatkan bahwa Iran sebelumnya telah berjanji akan membalas dengan kekuatan penuh jika diserang.
“Iran membuktikan statement-nya bahwa kalau diserang, dia akan melakukan serangan yang sangat kuat terutama kepada Israel dan pangkalan-pangkalan militer Amerika di sekitar Iran,” katanya.
Ia menambahkan, Trump sendiri mengakui bahwa serangan ke depan kemungkinan akan semakin intensif.
Seluruh pihak yang terlibat belum dapat memastikan berapa lama konflik ini akan berlangsung. (*)













