Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
InternasionalPeristiwa

Israel Klaim Tewaskan Bos Keamanan Nasional Iran Ali Larijani

×

Israel Klaim Tewaskan Bos Keamanan Nasional Iran Ali Larijani

Sebarkan artikel ini
Ali Larijani
Ketua dewan keamanan nasional Iran Ali Larijani (Dok. Reuters)

falalamo.com – Situasi di Timur Tengah meledak. Militer Israel (IDF) secara resmi mengeklaim telah menewaskan Ali Larijani, tokoh kunci sekaligus Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran, dalam sebuah serangan udara presisi di Damaskus, Suriah.

Dilansir dari RFI, Selasa (17/3/2026), serangan jet tempur Israel tersebut menyasar sebuah kompleks bangunan yang diduga kuat menjadi pusat koordinasi antara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan proksi regional mereka.

Example 325x300

Larijani disebut tengah berada di lokasi untuk memimpin rapat rahasia terkait rencana penutupan Selat Hormuz.

“Ali Larijani adalah otak di balik banyak operasi yang mengancam keamanan Israel. Dengan tewasnya Larijani, kami telah memutus salah satu rantai terpenting dalam komando militer Iran,” tegas juru bicara IDF dalam konferensi pers darurat.

Baca Juga  Ultimatum 48 Jam Serang Listrik Iran Dibatalkan, AS Pilih Jalur Negosiasi!

Ali Larijani bukan orang sembarangan. Mantan Ketua Parlemen Iran dan eks negosiator nuklir ini baru saja ditunjuk menjadi Kepala Dewan Keamanan Nasional untuk menyatukan kekuatan politik dan militer Teheran dalam menghadapi tekanan blokade pemerintahan Donald Trump.

Kematian Larijani dipandang sebagai pukulan telak bagi Iran, mengingat perannya yang sangat sentral dalam menyusun strategi perang asimetris, termasuk rencana penggunaan “Kotak Pembunuh” (Kill Box) di wilayah perairan Teluk.

Meski belum memberikan konfirmasi resmi soal kematian Larijani, Teheran melalui media pemerintah telah menyiarkan cuplikan bangunan yang hancur di Damaskus.

Para pejabat Iran mengutuk serangan tersebut sebagai “tindakan terorisme pengecut” dan bersumpah akan melakukan pembalasan yang menghancurkan.

Baca Juga  Ngeri! Puluhan Ribu Pekerja Tambang Terancam Kena PHK Gara-gara RKAB 2026 Telat

“Rezim Zionis telah melakukan kesalahan fatal. Balasan kami akan sangat mematikan,” tulis pernyataan singkat yang dikutip dari media lokal Iran.

Para analis internasional memperingatkan bahwa pembunuhan tokoh setingkat Larijani adalah “garis merah” yang telah dilewati.

Kematian ini diprediksi akan memaksa Iran untuk memberikan respons militer langsung, yang berisiko menyeret Amerika Serikat ke dalam perang terbuka berskala besar.

Gedung Putih dilaporkan telah menerima notifikasi sesaat sebelum serangan dilancarkan.

Namun, Washington menegaskan bahwa mereka tidak terlibat langsung dalam eksekusi serangan udara tersebut.

Insiden ini sekaligus memperkuat pernyataan Direktur NCTC AS yang baru saja mundur, Joe Kent, bahwa ada tekanan luar biasa dari Israel untuk memicu konflik terbuka dengan Iran. (*)

Baca Juga  Kasat Reskrim Halsel Disposisi Kasus Sindikat Pemerasan Pangkalan Kayu ke Pidum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *