Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDPRDKabupaten Halmahera SelatanMaluku UtaraPeristiwa

BK DPRD Halsel Luruskan Polemik Perjadin Iksan Basra

×

BK DPRD Halsel Luruskan Polemik Perjadin Iksan Basra

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Halsel Iksan U. Basra bantah absen workshop LKPJ.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Halmahera Selatan Gufran Mahmud (Dok. Lugopost)

Labuha, falalamo.com – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Gufran Mahmud, meluruskan informasi yang menyebut Sekretaris Komisi I dari Fraksi Gerindra, Iksan U. Basra, tidak mengikuti Workshop Pedoman dan Tata Cara Penggunaan serta Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah.

Gufran memastikan Iksan hadir dalam kegiatan tersebut, meski tidak mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung selama lima hari.

Example 325x300

Keputusan Iksan meninggalkan kegiatan lebih awal, kata Gufran, dipicu kondisi darurat keluarga.

“Sepengetahuan saya, saudara Iksan hadir dan mengikuti kegiatan workshop tersebut. Jadi informasi yang menyebut beliau tidak mengikuti kegiatan sama sekali tidak sesuai dengan fakta yang saya ketahui,” tegas Gufran saat ditemui di ruang Komisi II DPRD Halsel, Rabu (3/6/2025).

Baca Juga  Polisi Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Pasar Tuokona Rp 150 Miliar

Ia menambahkan, Iksan terpaksa meninggalkan kegiatan di tengah jalan setelah mendapat kabar orang tuanya mengalami musibah dan membutuhkan pendampingan keluarga di Bacan.

“Yang bersangkutan meminta izin meninggalkan kegiatan karena mendapat kabar orang tuanya mengalami musibah. Itu kondisi darurat yang tentu harus diprioritaskan,” ujar Gufran.

Iksan U. Basra sendiri membenarkan keterangan Ketua BK tersebut.

Ia mengaku hadir pada hari pertama workshop sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Halmahera Selatan setelah menerima kabar orang tuanya terjatuh di kamar mandi.

“Saya hadir dan mengikuti kegiatan workshop pada hari pertama. Namun saya mendapat kabar bahwa orang tua saya terjatuh dari kamar mandi dan membutuhkan pendampingan keluarga. Karena itu saya langsung kembali ke Bacan,” kata Iksan.

Baca Juga  Gunung Ibu di Halbar Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 4.000 Meter

Iksan menyebut dirinya langsung bertolak ke Ternate menggunakan pesawat, lalu melanjutkan perjalanan ke Bacan untuk mendampingi orang tuanya.

Ia menegaskan keputusan itu semata-mata didasari alasan kemanusiaan.

“Saya menghormati setiap bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah. Namun perlu saya luruskan bahwa saya memang mengikuti kegiatan workshop tersebut. Saya tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian acara utuh karena harus mendampingi orang tua yang mengalami musibah,” pungkas Iksan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *