falalamo.com – Isak tangis menyelimuti ibu kota Iran saat ribuan orang menghadiri pemakaman massal bagi sejumlah siswi dan staf sekolah yang tewas akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Tragedi ini menjadi simbol duka mendalam di tengah eskalasi konflik yang kian brutal.

Dilansir Al Jazeera, Selasa (3/3/2026), serangan tersebut menghantam sebuah sekolah yang menyebabkan jatuhnya banyak korban dari kalangan anak-anak dan tenaga pengajar.
Rekaman video menunjukkan peti mati para siswi yang dibalut bendera Iran diarak di tengah kerumunan massa yang menuntut keadilan.

“Iran menggelar pemakaman massal untuk anak-anak perempuan dan staf yang tewas dalam serangan sekolah oleh AS-Israel,” lapor Al Jazeera.
Pemerintah Iran mengutuk keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai kejahatan perang karena menargetkan fasilitas pendidikan dan warga sipil yang tidak berdosa.
Sementara itu, gelombang kemarahan publik terus meningkat di berbagai kota besar di Iran, mendesak militer untuk memberikan respons yang lebih keras atas gugurnya para pelajar tersebut. (*)
Sumber: Al Jazeera News (Edisi 3 Maret 2026)












