Falalamo – Pemimpin Ja’fariyah resmi menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada hari Minggu, 30 Maret 2025.
Penetapan ini didasarkan pada metode Rukyatul Hilal dan Hisab yang menjadi pedoman dalam mazhab Ja’fariyah.
“Hari Raya Idul Fitri adalah momen penuh berkah yang harus kita manfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan solidaritas, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Hendaknya kita saling memaafkan dan terus menebarkan kedamaian di tengah keberagaman,” ujar pemimpin Ja’fariyah pada Sabtu (29/3/2025).
Dengan keputusan ini, pengikut Ja’fariyah di Indonesia dapat mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Pemimpin Ja’fariyah juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari pasca bulan puasa.
“Puasa telah mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Jangan sampai kebiasaan baik selama Ramadhan berakhir begitu saja. Mari kita lanjutkan semangat berbagi dan meningkatkan ketakwaan di bulan-bulan berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, mayoritas umat muslim di Indonesia masih akan melaksanakan ibadah puasa hingga besok sebelum merayakan Idul Fitri. (*)













