BeritaekonomiKota TernateMaluku UtaraNasionalPemda

KoPKEL Sangaji Ternate Resmi Diluncurkan, Disaksikan Langsung Presiden Prabowo

×

KoPKEL Sangaji Ternate Resmi Diluncurkan, Disaksikan Langsung Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Pengurus Koperasi Kelurahan merah putih Sangaji kecamatan Ternate Utara (dok. Cs/Falalamo)

TERNATE, Falalamo – Koperasi Kelurahan Merah Putih Sangaji (KoPKEL) di Kecamatan Ternate Utara berhasil meraih pengakuan nasional dalam peluncuran 80.081 koperasi berbadan hukum se-Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Koperasi yang baru berdiri pada 19 Mei 2025 ini telah menghimpun 380 anggota dalam waktu dua bulan.

Ketua KoPKEL Sangaji, Nuzul Umasangadji, menerima penyerahan simbolis Akta Pendirian dan Administrasi Hukum Umum (AHU) dari Wali Kota Ternate, Dr. Tauhid Soleman, M.Si.

“Kami siap menjadi garda terdepan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan,” ujar Nuzul Umasangadji usai menerima dokumen tersebut.

Acara peluncuran nasional yang dipusatkan di Klaten diikuti secara virtual dari Kantor Wali Kota Ternate.

Baca Juga  Jalan Kaputusan-Indari Halsel Sudah Bisa Dilewati Saat STQH

Sebanyak 100 anggota KoPKEL Sangaji hadir secara fisik mengenakan seragam biru dongker sebagai identitas koperasi.

Dalam acara tersebut turut hadir Wali Kota Ternate, Sekretaris Kota, unsur Muspida, seluruh camat se-Kota Ternate, lurah se-Kota Ternate, kepala dinas terkait, serta pengurus KoPKEL se-Kota Ternate.

KoPKEL Sangaji memiliki struktur organisasi yang terdiri dari 3 Dewan Pengawas, 5 Pengurus Inti, 2 Staf Khusus, dan didirikan oleh 21 orang pegiat koperasi.

Koperasi ini mendapat dukungan dari 13 RT, 4 RW, serta 26 koordinator tingkat RT di bidang usaha dan keanggotaan.

Dalam sambutan dari Klaten, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa koperasi menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia yang akan terus didorong pemerintah.

Baca Juga  Anggaran Rp14 M, Laporan Obat RSUD Labuha Dicurigai Tak Jujur

Kehadiran KoPKEL Sangaji dalam peluncuran nasional ini menunjukkan komitmen wilayah timur Indonesia dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis komunitas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *