LABUHA, Falalamo – LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) memberikan apresiasi atas prestasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan yang berhasil meraih peringkat pertama se-Maluku Utara dalam penilaian Indeks Pencegahan Korupsi atau Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK tahun 2024.
“Ini merupakan capaian yang sangat baik. Ke depannya, Pemda harus lebih memperhatikan hal-hal yang dinilai KPK dan membuat terobosan baru dengan melibatkan seluruh stakeholder,” ujar Ketua LIRA Halsel, Said A Alkatiri, Kamis (30/1/2025).
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala BPKAD Halmahera Selatan Muhammad Nur, M.Hut, Pemkab Halsel berhasil masuk zona hijau dengan meraih nilai tertinggi dalam delapan area intervensi yang dinilai KPK.
Pencapaian tersebut meliputi nilai sempurna 100% untuk area perencanaan, 79% untuk penganggaran, 84% untuk pengadaan barang dan jasa, serta 98% untuk pelayanan publik yang mencakup Dinas PTSP, Dinkes, Diknas, Capil, dan RSUD.
Selain itu, Halsel juga meraih indeks 67% untuk pengawasan APIP, 96% untuk manajemen ASN, 61% untuk pengelolaan barang milik daerah, dan 91% untuk optimalisasi pajak daerah.
Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba mengapresiasi kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Saya berharap pencapaian ini bisa menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja di tahun 2025,” ujarnya.
Sementara itu, Said A Alkatiri menambahkan perlunya evaluasi kinerja menyeluruh terhadap OPD dan kebijakan pemerintah daerah lainnya.
Menurutnya, saran dan kritik dari semua pemangku kepentingan dapat menjadi solusi untuk mencegah korupsi di semua lini, baik di birokrasi maupun sistemnya. (*)













