Kota TernateLingkunganMaluku UtaraPeristiwa

Awas Jarak Pandang Terbatas! BMKG Peringatkan Ancaman Kabut Asap di Malut Hari Ini

×

Awas Jarak Pandang Terbatas! BMKG Peringatkan Ancaman Kabut Asap di Malut Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Suasana transportasi laut di perairan Labuha Maluku Utara. Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini bagi warga dan nelayan untuk mewaspadai penurunan jarak pandang mendatar baik di darat maupun di laut akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu (14/10/2026). Foto: falalamo.com

Ternate, falalamo.com – Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Maluku Utara (Malut) pada Rabu (14/10/2026).

BMKG meminta warga dan pelaku aktivitas penerbangan serta pelayaran meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap penurunan jarak pandang akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ancaman gangguan jarak pandang mendatar ini diprediksi membayangi wilayah daratan hingga perairan Maluku Utara sepanjang hari.

Hujan Ringan-Sedang Meluas Pagi Hingga Sore

BMKG melaporkan cuaca di wilayah Maluku Utara pada pagi hari umumnya didominasi kondisi cerah berawan.

Meski demikian, potensi hujan berintensitas ringan hingga sedang berpeluang membasahi wilayah Pulau Obi, Mangoli, dan sekitarnya sejak pagi.

Baca Juga  Kapolres Ternate Bantu Dua Remaja Asal Muna yang Terdampar Tanpa Ongkos Pulang

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang meluas hampir ke seluruh wilayah Maluku Utara.

BMKG mencatat potensi hujan mencakup wilayah Loloda, Ibu, Jailolo, Sahu, Tobelo, Kao, Malifut, Wasile, Maba, Oba, Kota Sofifi, Tidore, Ternate, Weda, Patani, Gebe, Gane, Bacan, Obi, hingga Pulau Taliabu.

Angin Bertiup Hingga 35 Km/Jam, Waspada di Perairan

Berdasarkan data BMKG Sultan Baabullah Ternate, suhu udara di Maluku Utara hari ini berada pada kisaran 28°C – 31°C dengan kelembapan udara mencapai 70 – 95 persen.

Angin bertiup dari arah Tenggara menuju Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 35 km/jam.

Baca Juga  Ja’fariyah Tetapkan 1 Ramadhan pada Selasa 17 Februari 2026

Sementara itu, kondisi gelombang laut di perairan Maluku Utara relatif sedang, yakni berkisar antara 0,25 meter hingga 1,25 meter.

Namun, BMKG menekankan bahwa ancaman utama di sektor perairan bukanlah tinggi gelombang, melainkan jarak pandang mendatar para nelayan dan nakhoda yang terganggu oleh paparan kabut asap karhutla. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *