falalamo.com – Eskalasi serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah Iran kian membabi buta.
Laporan terbaru menyebutkan puluhan fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit anak, menjadi sasaran bom dalam operasi militer tersebut.

Pengamat Timur Tengah yang berdomisili di Iran, Ismail Amin, mengungkapkan bahwa hingga Jumat (6/3/2026), sedikitnya 24 rumah sakit di seluruh penjuru Iran telah luluh lantak akibat serangan udara.
“Sekurang-kurangnya sudah 24 RS yang diserang operasi gabungan AS dan Israel di seluruh wilayah Iran. 10 di antaranya berada di Teheran, termasuk rumah sakit anak,” ujar Ismail Amin di akun sosial medianya, Jumat (6/3/2026).
Serangan terhadap fasilitas medis ini memperparah krisis kemanusiaan di Iran.
Hal ini terjadi di tengah suasana duka nasional setelah sebelumnya Iran menggelar pemakaman massal bagi ratusan siswi dan staf sekolah yang juga tewas akibat serangan udara di fasilitas pendidikan.
Ismail Amin juga menyoroti adanya perang narasi di tengah upaya penyelamatan korban.
Menurutnya, pendukung AS dan Zionis masih terus menggulirkan narasi bahwa pemerintah Iran sengaja menghalangi rakyatnya yang terluka untuk mendapatkan perawatan medis.
Padahal, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan itulah yang menjadi target penghancuran, sehingga mempersulit akses pengobatan bagi warga sipil yang menjadi korban gempuran proyektil. (*)













