Labuha, falalamo – Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba bersama Wakil Bupati Helmi Umar Muksin mengambil kebijakan strategis dengan mengirim 249 kepala desa dan 30 camat untuk mengikuti program retreat di kampus IPDN Jatinangor selama 5 hari, Senin (13/10/2025).
Aktor resolusi konflik Kementerian Agama RI, Ongky Nyong, menilai langkah ini sebagai terobosan cerdas dan berani di tengah gejolak sosial politik yang mengganggu stabilitas kepemimpinan desa.
“Retreat ini merupakan transformasi nilai yang ditanamkan kepada para kades dan camat sehingga menjadi spirit besar terwujudnya reformasi birokrasi desa,” tulis Ongky dalam opininya.
Materi yang diberikan dalam retreat fokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan desa dan kecamatan, termasuk pembinaan mental dan problem solving.
Program ini mendapat apresiasi luas dari para peserta dan publik.
Di akhir kegiatan retreat gelombang kedua, pasangan Bassam-Helmi mendapat penghargaan dari IPDN berupa Kartika Pamong Praja Muda dan Alumni Kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas kebijakan strategis tersebut.
Menurut Ongky, para kepala desa yang menjadi alumni IPDN Jatinangor ini diharapkan dapat menyelesaikan dua tantangan utama: mengatasi problem sosial politik pasca pilkades dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. (*)













