OBI, falalamo.com – PT Wanatiara Persada kembali mengambil langkah taktis untuk mendongkrak kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah lingkar industri Maluku Utara.
Perusahaan pertambangan ini resmi memasok bantuan pengadaan reagen hematologi untuk mengoptimalkan fasilitas laboratorium di Rumah Sakit Umum (RSU) Obi, Halmahera Selatan.
Deputy GM PR PT Wanatiara Persada, Darmanusa Alting, menegaskan bahwa pemenuhan fasilitas medis dasar menjadi prioritas utama perusahaan dalam membantu warga Pulau Obi.
Pihaknya sengaja memfokuskan bantuan ini agar laboratorium RSU Obi tidak lagi mengalami kendala operasional dalam melayani pasien.
“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan fasilitas laboratorium di RSU Obi dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan. Bantuan reagen hematologi ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam menjawab kebutuhan medis mendasar warga lingkar tambang dan masyarakat Pulau Obi secara umum,” ujar Darmanusa mengawali penjelasannya terkait latar belakang aksi sosial ini.
Pihak manajemen menyerahkan bantuan medis penting tersebut langsung kepada Direktur RSU Obi, dr. Diky Hardiyansyah, pada Kamis (2/7/2026).

Penyerahan ini sekaligus menandai realisasi nyata dari komitmen pilar kesehatan dalam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan.
Pasokan reagen hematologi dari korporasi ini membawa dampak positif dan perubahan signifikan terhadap kecepatan pelayanan pasien di RSU Obi.
Keberadaan cairan kimia esensial ini membuat pihak rumah sakit kini bisa melakukan pemeriksaan darah lengkap seperti cek hemoglobin, leukosit, dan trombosit tanpa penundaan.
Aksi nyata dari PT Wanatiara Persada ini juga otomatis menaikkan akurasi medis pada laboratorium rumah sakit setempat.
Diketahui, Ketersediaan reagen tersebut membantu tim dokter untuk menegakkan diagnosis penyakit musiman dan krusial seperti malaria, demam berdarah (DBD), hingga anemia secara tepat dan cepat.
Selain itu, bantuan konkret ini berhasil memangkas efisiensi biaya secara besar-besaran bagi masyarakat lokal.
Warga Pulau Obi kini tidak perlu lagi mengeluarkan ongkos besar untuk dirujuk ke luar pulau hanya demi melakukan pengujian sampel darah dasar.
Direktur RSU Obi, dr. Diky Hardiyansyah, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian tinggi dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh manajemen PT Wanatiara Persada.
Diky mengakui bahwa ketersediaan reagen yang stabil merupakan komponen yang sangat krusial dalam pelayanan instalasi gawat darurat (IGD) serta ruang rawat inap.
Pihak rumah sakit dan manajemen perusahaan berharap sinergi kuat antara sektor swasta dan fasilitas kesehatan pemerintah ini terus berjalan beriringan.
Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup serta mendongkrak derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Pulau Obi.
PT Wanatiara Persada pun memastikan akan terus mengawal program-program PPM di sektor kesehatan agar selalu berjalan selaras dengan slogan utamanya, yakni membangun bersama masyarakat dan tumbuh bersama bangsa. (*)












