Labuha, Falalamo – Ramadhan tahun ini semakin terasa perbedaannya dengan hadirnya teknologi yang mempermudah umat Muslim, terutama generasi Z, dalam menjalankan ibadah dan berbagi kebaikan.
Di tengah kesibukan dunia digital, berbagai aplikasi dan platform media sosial menjadi sarana utama bagi anak muda untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci.
Salah satu tren yang berkembang adalah penggunaan aplikasi pengingat ibadah, seperti Muslim Pro dan Umma, yang membantu pengguna dalam mengetahui jadwal salat, waktu berbuka, serta konten islami yang edukatif.
Aplikasi ini semakin populer di kalangan Gen Z yang menginginkan kemudahan dalam menjalankan ibadah di tengah aktivitas harian mereka.
Selain itu, media sosial juga menjadi alat efektif dalam menyebarkan pesan kebaikan.
Banyak anak muda yang menggunakan platform seperti TikTok dan Instagram untuk berbagi konten inspiratif seputar Ramadhan, seperti tips berpuasa sehat, kajian online, serta tantangan ibadah 30 hari yang mengajak pengikutnya untuk memperbanyak amalan baik.
“Saya merasa lebih termotivasi menjalankan ibadah saat melihat banyak teman berbagi konten positif tentang Ramadhan. Bahkan, saya bergabung dalam komunitas online yang mengadakan kajian setiap malam melalui Zoom,” ujar Rosita Makmur, seorang mahasiswi asal Labuha, Selasa (4/3/2025).
Tren positif ini menunjukkan bahwa teknologi bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana efektif untuk memperdalam keimanan dan mempererat solidaritas sosial.
Ramadhan 2025 membuktikan bahwa digitalisasi dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai spiritual, terutama bagi generasi muda yang semakin melek teknologi.













