Halmahera SelatanMaluku UtaraPeristiwa

​Geger! Petugas RSUD Labuha ‘User’ Pasien Penderita Asma

×

​Geger! Petugas RSUD Labuha ‘User’ Pasien Penderita Asma

Sebarkan artikel ini
Pihak RSUD Labuha kembali menuai kecaman usai mendadak memulangkan pasien BPJS yang tengah menderita asma dan demam tinggi dengan alasan dokter sibuk, Senin (12/10/2026). Dok. segmen.co.id)

Labuha, falalamo.com – Pelayanan RSUD Labuha di Desa Marabose, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), kembali membuat publik was-was.

Rumah sakit milik daerah tersebut diduga memulangkan pasien peserta BPJS Kesehatan, Wa Ode Nining (35), secara sepihak meski korban masih menderita pusing berat, demam tinggi, dan gejala asma.

​Aksi dugaan penelantaran ini bermula saat keluarga melarikan Nining ke ruang perawatan RSUD Labuha sekitar pukul 17.00 WIT.

Namun, hanya berselang dua jam perawatan, tepatnya pukul 19.00 WIT, petugas medis mendadak menyuruh pasien pulang padahal cairan infus masih terus mengalir di tangannya.

​”Dokter beralasan sedang menangani banyak pasien, jadi pasien disuruh pulang,” keluh Arman Wambes, pihak keluarga pasien saat ditemui, Senin (12/10/2026).

Baca Juga  Empat Remaja Halsel Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Myanmar

​Keputusan sepihak tenaga kesehatan tersebut membuat kekecewaan mendalam bagi keluarga.

Apalagi, suami pasien saat ini tengah berada di luar daerah sehingga keluarga harus berjuang sendirian mengurus pengobatan Nining.

​Tak berkutik menghadapi perlakuan dari nakes, keluarga terpaksa memboyong Nining kembali ke rumahnya di desa Kupal dalam kondisi lemas.

Kini, ibu tiga anak tersebut hanya bisa terbaring kaku di tempat tidur sembari mengandalkan bantuan perawatan seadanya dari bidan desa.

​”Kami berpikir, apakah karena pasien mengandalkan BPJS Kesehatan sehingga dapat perlakuan tidak menyenangkan seperti ini dari RSUD?” cetus Arman.

​Perlakuan diskriminatif ini menunjukkan buramnya standar pelayanan medis RSUD Labuha.

Keluarga mempertanyakan dasar pertimbangan medis dokter yang tega terhadap pasien tanpa memberikan penjelasan hasil pemeriksaan maupun petunjuk perawatan lanjutan yang memadai.

Baca Juga  ​Nasib Malang Ibu 3 Anak di Kupal: Dipulangkan RSUD Labuha, Kini Cuma Dirawat Bidan Desa

​Hingga berita ini ditayangkan, manajemen RSUD Labuha maupun Dinas Kesehatan Halsel belum memberikan keterangan resminya.

Upaya konfirmasi terus dilakukan guna menagih transparansi serta pertanggungjawaban dari pihak rumah sakit atas dugaan kelalaian pelayanan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *